Wali Kota M Anwar Apresiasi DJP Jaktim Gelar Agenda Reformasi Perpajakan

BERITA  SENIN, 23 MEI 2022 | 18:35 WIB | Deman

Wali Kota M Anwar Apresiasi DJP Jaktim Gelar Agenda Reformasi Perpajakan

Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar/Foto:Deman.Moeslimchoice

Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar menghadiri Dialog Interaktif Program Pengungkapan Sukarela (PPS) pajak alias Pengampunan Pajak (tax amnesty) Jilid II di Ballroom Lantai III, Best Western Premier The Hive, di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/5/2022).

Pada acara tersebut, Wali Kota M Anwar didampingi Kepala Suku Badan Pendapatan Kota Jakarta Timur, Johari, serta Plt Camat Jatinegara, Rudi Syahrul dan Lurah Cipinang Cempedak, Abdul Muin.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Timur, yang menggelar satu agenda reformasi perpajakan. Dimana, reformasi kebijakan fiskal dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, dengan diberlakukannya tax amnesty Jilid II yang disebut dengan Program Pengungkapan Sukarela (PPS).

Menurutnya, adanya program PPS ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak yang ada dan diselenggarakan berdasarkan asas kesederhanaan dan kepastian hukum serta kemanfaatan. 

Program ini memberikan kesempatan kepada Wajib Pajak, untuk melaporkan atau melaporkan kewajiban yang belum dipenuhi secara sukarela.

"PPS ini salah satu kebijakan yang diharapkan dapat mendukung penerimaan pajak tahun 2022, sehingga upaya optimalisasi penerimaan pajak di pusat dan di daerah itu bisa tercapai," kata Wali Kota.

Wali Kota berharap, peran serta masyarakat yang memiliki kekayaan berupa harta ataupun bentuk kekayaan lain, yang dapat dilaporkan kepada kantor pajak terdekat. Dimana pajak yang diberikan, nantinya akan digunakan untuk pembangunan daerah dan bangkitnya perekonomian akibat dampak Covid-19.

"Tentunya yang kita harapkan adanya peningkatan perekonomian, dan pembangunan dalam mensejahterakan masyarakat," pungkasnya. [mt]

 

 

 

 


Komentar Pembaca