Masjidil Haram Dinyatakan Bebas Wabah Penyakit

Kabar Tanah Suci  JUMAT, 20 MEI 2022 | 10:00 WIB

Masjidil Haram Dinyatakan Bebas Wabah Penyakit

Menteri Kesehatan Saudi Fahd Al-Jalajel telah mengumumkan bahwa tidak ada wabah penyakit yang sangat menular di antara jamaah umrah dan pengunjung di Mekah.

Dilansir Arab News, Jumat (20/5/2022), Al-Jalajel mengatakan laporan kesehatan yang positif adalah hasil dari tindakan yang dilakukan oleh pemerintah yang dipimpin oleh Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Dia mengatakan Kementerian Kesehatan terus memberikan perawatan medis holistik untuk jamaah di rumah sakit dan pusat perawatan kesehatan primer di wilayah Makkah dan di Masjidil Haram.

Al-Jalajel menambahkan bahwa kementerian telah merekrut lebih dari 18.000 pekerja untuk memberikan layanan kesehatan. Selama 20 hari pertama Ramadhan, lebih dari 7.200 jemaah umrah menerima perawatan di Rumah Sakit Al-Haram dan berbagai pusat lainnya. Tenaga medis melakukan 36 operasi darurat dan 291 prosedur dialisis.

Sementara itu, Arab Saudi pada Jumat mencatat tidak ada kematian COVID-19, dengan 117 dinyatakan positif dan 236 sembuh.

Dari infeksi baru, 27 dicatat di Jeddah, 22 di Riyadh, 19 di Madinah dan 16 di Mekah. Beberapa kota lain masing-masing mencatat kurang dari 10 kasus baru.

Otoritas kesehatan Saudi sejauh ini telah mencatat lebih dari 753.241 infeksi COVID-19 dan 9.075 kematian sejak pandemi merebak di negara itu pada Maret 2020, setelah seorang warga tiba dari Iran melalui Bahrain.

Lebih dari 740.244 pasien ini telah pulih, berkat program vaksinasi gratis pemerintah, yang telah memberikan lebih dari 64 juta dosis di 587 pusat di seluruh Kerajaan.

Kementerian mengumumkan bahwa 3.922 kasus COVID-19 masih aktif, menambahkan bahwa 10.984 tes PCR dilakukan selama 24 jam terakhir, sehingga jumlah total tes menjadi hampir 42 juta.

Di bawah slogan “Ini giliran kita,” kementerian kesehatan terus menyerukan orang tua untuk memvaksinasi anak-anak mereka antara usia 5 dan 11 tahun, untuk melindungi mereka dari varian dan komplikasi lainnya.

Pusat pengujian dan pusat perawatan yang didirikan di seluruh negeri telah membantu jutaan orang sejak pecahnya pandemi.

Pusat Taakad menyediakan tes COVID-19 bagi mereka yang tidak menunjukkan atau gejala ringan atau percaya bahwa mereka telah melakukan kontak dengan individu yang terinfeksi, sementara klinik Tetamman menawarkan pengobatan dan saran bagi mereka yang mengalami demam, kehilangan indera perasa dan penciuman, serta kesulitan bernapas.

Desember lalu, otoritas kesehatan Saudi mulai memberikan vaksin COVID-19 kepada anak-anak antara usia 5 dan 11 tahun. Hal ini terjadi setelah Otoritas Makanan dan Obat Saudi menyetujui vaksin Pfizer untuk kelompok usia ini sebulan sebelum produsen memenuhi persyaratan peraturan oleh memberikan data yang menunjukkan bahwa itu aman untuk anak-anak.[ros]


Komentar Pembaca
Alhamdulillah Indonesia Punya Vaksin

Alhamdulillah Indonesia Punya Vaksin

Senin, 27 Juni 2022 | 21:12

Hotman Paris Sowan Ke Ketua Mui

Hotman Paris Sowan Ke Ketua Mui

Senin, 27 Juni 2022 | 13:05