Heru Budi Banjir Dukungan Jadi Pj Gubernur DKI Jakarta

Nasional  KAMIS, 19 MEI 2022 | 09:45 WIB

Heru Budi Banjir Dukungan Jadi Pj Gubernur DKI Jakarta

Net

Diisukan menjadi bakal calon penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan, Kasatpres Heru Budi Hartono banyak mendapat dukungan.

Diketahui sebelumnya ada tiga nama beredar yang disebut bakal jadi calon Pj Gubernur DKI. Selain Heru yakni Sekda DKI Jakarta Marullah, dan eks Ketua KPU RI Juri Ardiantoro.

Dukungan terhadap Heru pun bermunculan dari sejumlah tokoh. Salah satunya, politikus senior Gerindra M Taufik. Dia menilai sosok Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono merupakan figur yang tepat untuk mengisi jabatan tersebut.

"Dari kriteria itu, saya melihat bahwa peluang besar itu Heru," kata M Taufik kepada wartawan, Selasa (17/5/2022).

Taufik memandang Heru memiliki keunggulan jika menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta dibanding dua calon lain yang beredar saat ini.

Taufik mengatakan Heru pernah berkarier di Jakarta sebagai staf hingga pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Selain itu, dia memiliki kedekatan dengan Presiden Jokowi serta memiliki komunikasi yang baik dengan anggota Dewan.

"Pertama, dia paham pemda DKI karena pernah menjadi pejabat di DKI. Dia memulai karier dari bawah sampai wali kota, bahkan sampai pada kepala badan di tingkat provinsi," ujarnya.

Sementara itu, kedua tokoh lainnya, kata Taufik memiliki kekurangan satu sama lain. Kekurangan itu jadi ganjalan bagi kedua tokoh itu menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta untuk menggantikan Anies Baswedan, yang habis masa jabatannya pada Oktober mendatang.

"Sekarang kita lihat Marullah Matali, syarat pertama dia pejabat pemda dari bawah, oke dia penuhi. Syarat kedua dia nggak penuhi," imbuhnya.

"Juri paham soal Jakarta, tapi tidak punya pengalaman birokrasi di pemda DKI. Soal DKI (dan) soal kedekatan Juri juga dekat, tapi saya kira tidak sedekat Heru," sambungnya.

Dukungan terhadap Heru juga datang dari Politikus PDIP Djarot Saiful Hidayat. Ketua DPP PDIP ini menyebut Heru sosok pekerja keras yang tak kenal lelah.

"Pak Heru saya pikir, kalau menurut saya sih, kalau dia diajukan oleh Kemendagri kan, mengajukan Kemendagri yang memilih presiden ya cukup pantas," kata Djarot kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (18/5/2022).

"Orangnya pekerja keras, tidak kenal lelah, dan full ya. Jadi bisa mengayomi," imbuhnya.

Djarot menyebut dirinya juga mengenal sejumlah nama tokoh yang masuk bursa menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.

Tetapi, secara pribadi, Djarot lebih menilai Heru yang cocok maju mengisi jabatan yang ditinggal Anies Baswedan itu. Pasalnya keyakinan kepada Heru itu timbul karena pernah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Utara.

"Dia pernah memimpin wilayah Wali Kota Jakarta Utara, termasuk (melaksanakan) revitalisasi Waduk Pluit, dia wali kota waktu itu. Dia juga pernah di provinsi BPKAJ," katanya.

"Saya pikir kalau Pak Heru cocok lah," tambahnya.

Lebih lanjut, Djarot memandang Heru juga memiliki jiwa yang kreatif. Dia yakin Heru merupakan sosok yang cocok untuk menjadi Pj Gubernur DKI.

"Track record pengalamannya, kerja keras, mengayomi dan dia orang yang kreatif tapi tetap harus diawasi, dievaluasi, kan ada satu tahun masa jabatan. Saya pikir oke," katanya.

Heru buka suara soal namanya yang digadang-gadang menjadi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Heru mengatakan masih ada kandidat yang lebih baik dari dirinya.

"Masih banyak calon-calon yang lebih bagus," kata Heru kepada wartawan, Selasa (17/5/2022).

Heru diketahui memang lama berkarier di lingkungan Pemprov DKI. Perihal namanya yang masuk bursa Pj Gubernur DKI, Heru belum memikirkan hal tersebut.

"Belum kepikiran ke arah sana," ujar Heru. [Irm]


Komentar Pembaca