Jokowi Minta Perang di Ukraina Dihentikan, Golkar Beri Acungan Jempol

POLKAM  SABTU, 14 MEI 2022 | 13:10 WIB

Jokowi Minta Perang di Ukraina Dihentikan, Golkar Beri Acungan Jempol

Net

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan untuk menghentikan perang di Ukraina sekarang. Sikap Jokowi saat KTT Khusus ASEAN-Amerika Serikat (AS) tersebut mendapat apresiasi tinggi dari anggota DPR RI.

Anggota Komisi I Fraksi Golkar DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi menilai sikap Indonesia selama ini sesuai dengan konstitusi bahwa urusan perang diselesaikan secara damai tanpa memihak ke salah satu pihak yang bertikai.

"Ya sudah sesuai dengan sikap RI selama ini, baik itu yang diamanatkan dalam konstitusi kita dan juga UN Charter article 2 point 3, bahwa semua pertikaian harus diselesaikan tanpa perang dan damai, bukan point 4 yang mengakui soal urusan 'teritorial integrity' atau memihak salah satu negara," kata Bobby kepada wartawan, Sabtu (14/5/2022).

Oleh sebab itu, sikap Jokowi dalam KTT Khusus ASEAN-AS dinilai patut diapresiasi tinggi. Jokowi, kata Bobby, tetap teguh agar perang dihentikan tanpa condong ke salah satu pihak.

"Inilah prinsip bebas aktif 'Non Allignment' yang tetap dipegang oleh Presiden kita dan layak diacungi jempol, walaupun ditekan berbagai pihak, tapi tetap tegak sebagai negara berdaulat," ujarnya.

Presiden Jokowi sebelumnya bicara mengenai perang di Ukraina. Jokowi menyerukan untuk menghentikan perang sekarang juga.

Hal ini disampaikan Jokowi pada KTT Khusus ASEAN-AS yang digelar di Departemen Luar Negeri AS, Washington, Jumat (13/5). Menurut Jokowi, perang di Ukraina menciptakan tragedi kemanusiaan dan memperburuk perekonomian dunia.

"Saat dunia seharusnya segera pulih dari pandemi COVID-19, dunia menghadapi masalah baru, perang di Ukraina. Saat dunia membutuhkan kerja sama dan kolaborasi, justru rivalitas dan konfrontasi makin menajam. Saat dunia membutuhkan multilateralisme yang makin kokoh justru unilateralisme yang makin mengemuka," ujar Jokowi dalam keterangan dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Sabtu (14/5).

Jokowi mengatakan perang di Ukraina melemahkan multilateralisme. Selain itu, perang tersebut berpotensi memecah belah hubungan antarnegara.

"Perang tidak akan menguntungkan siapa pun. Dunia tidak memiliki pilihan lain kecuali menghentikan perang sekarang juga. Setiap negara, setiap pemimpin, memiliki tanggung jawab untuk menciptakan enabling environment agar perang dapat dihentikan, perdamaian dapat terwujud," tutur Jokowi. [Irm]


Komentar Pembaca
Rela Jalan Kaki Demi Naik Haji

Rela Jalan Kaki Demi Naik Haji

Sabtu, 02 Juli 2022 | 18:50

Mabuk Sambil Menghina Nabi Muhammad

Mabuk Sambil Menghina Nabi Muhammad

Jumat, 01 Juli 2022 | 15:30

Cara Daftar MyPertamina, Bisa Offline

Cara Daftar MyPertamina, Bisa Offline

EkonomiKamis, 30 Juni 2022 | 11:15

Reaksi Refal Hady Masuk Nominasi 100 Pria Tertampan Dunia

Reaksi Refal Hady Masuk Nominasi 100 Pria Tertampan Dunia

IslamtainmentSabtu, 02 Juli 2022 | 08:45

Herman Deru Komitmen Dorong Pemda Optimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Waktu dan Niat Puasa Dzulhijjah

Waktu dan Niat Puasa Dzulhijjah

KajianRabu, 29 Juni 2022 | 17:30

Ketika Mendapat Pujian, Baca Doa Ini

Ketika Mendapat Pujian, Baca Doa Ini

KajianKamis, 30 Juni 2022 | 08:00