MenkopUKM: Indonesia Cetak 1 Juta Wirausahawan Baru

Ekonomi  KAMIS, 12 MEI 2022 | 22:00 WIB

MenkopUKM: Indonesia Cetak 1 Juta Wirausahawan Baru

Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan kini dilakukan berbagai upaya, untuk mewujudkan target pemerintah menciptakan 1 juta wirausahawan baru hingga 2024.

Demikian dikatakakan Menkop UKM), Kamis (12/5/2022), di mana ia menyebutkan bahwa salah satu strategi yang dilakukan dalam merealisasikan itu adalah dengan pendampingan secara insentif.

“Kita sedang mengubah pendekatan, mulai dari pendampingan terus-menerus lewat pendekatan inkubasi. Jadi, bukan lagi pelatihan yang hit and run, hanya sekali-kali saja. Tapi, ini harus dierami sampai netas,” tandasnya.

Selain itu, menurut dia, dari sisi keterhubungan dengan market pun harus dijaga. Maka dari itu, pemerintah meminta para BUMN untuk menyerap produk dari para UMKM.

“Market demand juga pemerintah harus membeli 40 persen, Rp 400 triliun. Tapi Presiden minta Rp 500 triliun,” tambahnya.

Kemudian juga, dari sisi pembiayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan 30 persen kredit perbankan disalurkan kepada UMKM. “Karena itu KUR akan terus dinaikkan. Saat ini aja Rp 373 triliun, tahun lalu hanya Rp 190 triliun. Akan dinaikkan sampai kredit perbankan 30 persen. Mudah-mudahan tercapai,” tuturnya.

Sementara itu Staf Ahli Menteri bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM, Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting mengatakan,  dari pihaknya telah menyiapkan 5 strategi. Pertama, pelatihan UMKM kita dorong umkm tersebut untuk naik kelas.

“Untuk saat ini ada rumah BUMN di 34 provinsi untuk melatih itu. Supaya UMKM bisa naik kelas dari mikro, kecil dan ke menengah,” ujar dia.

Kemudian yang kedua adalah untuk pendukung penyedian pembiayaan, baik itu dari dana kemitraan yang saat ini ada maupun yang bisa diakses di lembaga-lembaga keuangan yang disedikan BUMN, baik bank, non bank maupun penyaluran KUR.

“Kemudian ketiga kita siap menyerap produk-produk UMKM. Kita juga siap memberikan akses pasar lebih luar baik di pasar online maupun pasar offline di Sarinah. kemudian kita kerja sama dengan beberapa kementerian kita mendukung penyediaan tempat usaha di tempat strategis di publik. Itu kita harpakan mendorong UMKM tumbuh jadi wirausaha mapan,” katanya.[ros]

 


Komentar Pembaca