Gandeng PT Metropolitan Development, Pemkot Jaktim Buat Saluran Outlet di Waduk Cawang

BERITA  RABU, 11 MEI 2022 | 20:10 WIB | Deman

Gandeng PT Metropolitan Development, Pemkot Jaktim Buat Saluran Outlet di Waduk Cawang

Foto:Deman.Moeslimchoice


Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur, menyetujui Pembuatan saluran outlet di Waduk Cawang telah bersama PT. Metropolitan Development. Adapun dalam pembuatan saluran outlet ini, melewati tanah milik PT. Metropolitan Development, dimana gorong-gorong saluran tersebut, yang saat ini berfungsi dengan baik, jika tidak dilakukan perbaikan, kemungkinan besar akan menimbulkan banjir.

Adapun persetujuan yang ditandatangani oleh Senior Property Manager PT. Metropolitan Development, Heri Solehudin, di hadapan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto.

Persetujuan tersebut dilakukan saat rapat koordinasi di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Lantai II Blok A Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu (11/5/2022).

Kusmanto mengatakan, bahwa pihaknya mengapresiasi PT. Metropolitan Development yang telah bersedia memenuhi kewajibannya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berupa jalan, jembatan, gorong-gorong air dan bangunan prasarana yang bersifat umum, demi memberikan rasa aman guna menyelesaikan menyelesaikan permasalahan banjir di wilayah RW 04 Kelurahan Cawang.

"Setelah rapat ini, kita langsung lakukan pematokan lahan untuk segera dilakukan pengerjaan pembangunan saluran outlet Waduk Cawang menuju Kali Ciliwung," katanya.

Lebih rinci, Kusmanto menjelaskan pengerjaan pembangunan saluran outlet Waduk Cawang menuju Kali Ciliwung itu, nantinya akan dibangun dengan menggunakan box culvert berukuran 1,2 x 1,2 meter dengan panjang 87 meter. 

Menurutnya, langkah ini merupakan kolaborasi dalam menuntaskan permasalahan banjir sesuai dengan program prioritas Kota Jakarta Timur dalam menanggulangi banjir.

"Ini keseriusan kita dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat Jakarta Timur. Kita harapkan nantinya dapat menyelesaikan permasalahan banjir," pungkasnya. [mt]


Komentar Pembaca