Kasus COVID-19 di Jakarta Kembali Naik, Dinkes Himbau Waspada Omicron

Kesehatan  SELASA, 10 MEI 2022 | 22:10 WIB | Aldi Rinaldi

Kasus COVID-19 di Jakarta Kembali Naik, Dinkes Himbau Waspada Omicron

Net

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyampaikan, berdasarkan data terkini Dinkes Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 57 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 667 (orang yang masih dirawat/isolasi). 

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/5/2022).

Dwi mengatakan, Dinkes DKI telah melakukan tes PCR sebanyak 12.379 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.914 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 150 positif dan 9.764 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 48.155 orang dites, dengan hasil 54 positif dan 48.101 negatif.

"Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR," kata Dwi.

Dwi juga membeberkan, dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.232.618 dengan tingkat kesembuhan 98,7%, dan total 15.287 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%. 

Lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 37.163 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.003.888 per sejuta penduduk," ucapnya.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta, kata Dwi, sebesar 1,7%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,7%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. 

Sebagai informasi, proses vaksinasi masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 12.526.283 orang (124,2%), dengan proporsi 70,4% merupakan warga ber-KTP DKI dan 29,6% warga KTP Non DKI. Tidak ada orang yang divaksin dosis 1 hari ini.

Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 10.677.613 orang (105,9%), dengan proporsi 73,7% merupakan warga ber-KTP DKI dan 26,3% warga KTP Non DKI. Sebanyak 2.315 orang yang divaksin dosis 2 hari ini.

Lalu, vaksinasi dosis ke-3 (booster) juga dilakukan. Total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 3.742.032 orang dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari ini 14.842 orang.

Diketahui, data jumlah vaksinasi dosis ketiga tercatat lebih rendah karena kendala penarikan data dari dasbor KPCPEN. [Irm]


Komentar Pembaca