Kapolri Sebut Kapasitas Pelabuhan Merak 19 Ribu Kendaraan

Nasional  SABTU, 30 APRIL 2022 | 18:40 WIB

Kapolri Sebut Kapasitas Pelabuhan Merak 19 Ribu Kendaraan

Net

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan kapasitas Pelabuhan Merak hanya mampu menampung 19 ribu kendaraan. Akan terjadi penumpukan jika terjadi lonjakan seperti pada H-3 lebaran kemarin.

Sigit mengakui terjadi peningkatan jumlah pemudik yang signifikan di Pelabuhan Merak, Banten. Lonjakan tajam penumpang terjadi pada H-4 hingga H-3 Lebaran 2022. Peningkatan ini lebih tinggi dibanding 2019 lalu.

"Jadi memang kalau kita lihat di H-4 dan H-3 terjadi peningkatan luar biasa di mana puncak arus mudiknya ada lompatan luar biasa dibanding tahun 2019 yang pada saat itu angkanya di 28 ribu. Tapi di H-3 kemarin tertingginya ada di angka 37 ribu," katanya Sigit kepada wartawan di Pelabuhan Merak, Sabtu (30/4/2022).

Angka 37 ribu kendaraan ini tak tertampung di Pelabuhan Merak yang memiliki kapasitas 19 ribu. Dengan begitu, kata Sigit pihak kepolisian dan instansi terkait harus melakukan rekayasa tambahan agar tak terjadi kepadatan.

"Sementara kita tahu bahwa kapasitas normal di pelabuhan Merak menampung 19 ribu sehingga mau tidak mau ada rekayasa tambahan," ujarnya.

Rekayasa tambahan itu antara lain penambahan jumlah kapal dan dermaga. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akhirnya memutuskan untuk memakai 2 pelabuhan sekaligus yakni Pelabuhan Indah Kiat, Pelabuhan Pelindo Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya di Bojonegara, Kabupaten Serang untuk memberangkatkan pemudik.

"Awal mula 34 kapal bertambah dan saat ini menjadi 44 kapal dan penambahan terkait dengan pelabuhan yang juga disiapkan di sekitar lokasi Merak ada Pelabuhan Indah Kiat, Ciwandan BBJ dengan total penambahan 11 kapal," katanya.

Penambahan jumlah kapal dan dermaga di pelabuhan lain ini diharapkan bisa menampung lebih banyak penumpang sehingga kepadatan bisa terurai. Kemudian, lanjut Sigit penumpukan kendaraan tidak terjadi di satu titik hanya di Pelabuhan Merak.

"Harapan kita tentunya ini bisa menambah kapasitas penumpang yang tentunya ini bisa digunakan untuk memberikan pelayanan terkait dengan tambahan pelaku yang akan melaksanakan mudik di H-2 ini yang kita lihat juga sudah mulai padat ekornya di (kilometer) 94," tuturnya. [Irm]


Komentar Pembaca