Direksi Pelita Air Diwanti-wanti Agar Tak Ulangi Kesalahan Garuda

BERITA  KAMIS, 28 APRIL 2022 | 21:25 WIB

Direksi Pelita Air Diwanti-wanti Agar Tak Ulangi Kesalahan Garuda

Kegiatan acara Inaugural Flight Pelita Air di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (28/4/2022)/ist

MoeslimChocie. Menteri BUMN Erick Thohir meminta jajaran manajemen Pelita Air untuk bekerja secara profesional. Ia juga mewanti-wanti agar maskapai pelat merah tersebut tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan oleh Garuda. 

"Pelita harus dikelola dengan good corporate governance tidak seperti yang lain, maka manajemen Pelita ini harus profesional," kata Erick dalam acara Inaugural Flight Pelita Air di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (28/4/2022).

Dia tidak ingin tata kelola yang bermasalah pada BUMN penerbangan (mungkin maksudnya Garuda) terjadi juga di Pelita Air. Prinsip good corporate governance (GCG) diminta Erick untuk dijunjung tinggi manajemen Pelita Air. 
"Kesalahan yang sudah terjadi, di tempat lain, tidak boleh terulang di sini," tegasnya.

Erick juga menitipkan pesan ke jajaran direksi, bila ada masalah pada tata kelola usaha Pelita Air, dirinya sendiri yang bakal langsung melaporkannya. "Saya bilang ke direksi, kalau aneh aneh saya bawa sendiri langsung. Saya lapor langsung," ujar Erick.

Sebagai contoh saja, masalah yang bisa terjadi misalnya sewa pesawat yang lebih mahal dari negara lain. "Masak sewa pesawat kita lebih mahal dari negara lain, aneh kan. Saya yakin Pelita tidak," kata Erick.

Sebagai informasin, masalah sewa pesawat kemahalan itu sempat diungkap oleh Eks Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Peter Gontha. Peter membeberkan Garuda Indonesia mendapat harga sewa sangat tinggi dari lessor atau perusahaan leasing pesawat. Hal itu diceritakan dalam akun resminya di Instagram.

"Sejak Februari 2020 saya sudah katakan satu-satunya jalan adalah nego dengan para lessor asing yang semena-mena memberi kredit pada Garuda selama 2012-2016 yang juga saya tentang," ujar Peter.

Dia mengungkapkan direksi tak ada yang mau mendengarkan masukannya. Sejak saat itu dia mengaku dimusuhi. Peter Gontha juga menyebut untuk Boeing 777 harga sewa di pasaran rata-rata US$ 750 ribu per bulan. Tetapi Garuda Indonesia mulai dari hari pertama bayar dua kali lipat yaitu sekitar US$ 1,4 juta.[fah]


Komentar Pembaca
Alhamdulillah Indonesia Punya Vaksin

Alhamdulillah Indonesia Punya Vaksin

Senin, 27 Juni 2022 | 21:12

Hotman Paris Sowan Ke Ketua Mui

Hotman Paris Sowan Ke Ketua Mui

Senin, 27 Juni 2022 | 13:05