PPP Mulai Dekati Figur Potensi untuk Pilpres 2024

POLKAM  SABTU, 16 APRIL 2022 | 08:10 WIB

PPP Mulai Dekati Figur Potensi untuk Pilpres 2024

Net

Salah satu hasil Rapat Pimpinan Nasional (rapimnas ) yang digelar PPP yakni akan mulai mendekati figur potensial untuk Pilpres 2024.

"Menyiapkan agenda Pemilu Presiden tahun 2024 dengan menugaskan DPP untuk melakukan komunikasi dengan partai politik dan figur-figur potensial," kata Pimpinan Rapimnas Syaifullah Tamliha seperti dalam keterangannya, Sabtu (16/4/2022).

Selain mulai mendekati figur-figur potensial untuk bakal capres, Syaifulah menyebut PPP juga akan mulai mempersiapkan agenda Pileg 2024. Salah satunya melakukan konsolidasi sampai ke tingkat RT.

"Menyiapkan agenda Pemilu DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kab / Kota tahun 2024. Konsolidasi pembentukan struktur partai sampai tingkat ranting (desa) ditargetkan selesai pada 15 Juli 2022. Khusus untuk DPW PPP DKI, pembentukan struktur sampai tingkat RT (kelompok kerja/Pokja)," ucap Syaifullah.

Selain itu, Syaifullah menyebut hasil rapimnas memutuskan PPP juga bakal membuka kesempatan bagi putera-puteri terbaik bangsa untuk maju sebagai caleg DPR hingga DPRD. List bakal calon legislatif akan dikumpulkan hingga 30 Juni 2022.

"Mengundang Putera Puteri terbaik bangsa untuk menjadi Caleg DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten / Kota serta Calon Kepala Daerah. Menyusun long list bakal calon legislatif (Bacaleg) di semua tingkatan diselesaikan paling lambat 30 Juni 2022." ujarnya.

PPP Dukung Anies-Khofifah Maju Pilpres
Sebelumnya, DPW PPP DKI Jakarta merekomendasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa maju di Pilpres 2024. Anies-Khofifah dinilai berhasil sebagai kepala daerah.

"DPW PPP DKI Jakarta merekomendasikan kepada DPP PPP agar mencalonkan saudara Anies sebagai calon Presiden dan mencalonkan Ibu Khofifah sebagai Wakil Pesiden pada Pemilu 2024, mengingat kedua tokoh tersebut terbukti berhasil dalam kepemimpinannya," kata plt Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Farhan Hasan Al-Amri, kepada wartawan di Hotel Sofyan, Menteng, Jakpus, Kamis (14/4/2022).

Farhan mengatakan alasan lainnya yakni menilai Anies mampu menghapuskan polarisasi.

"Satu hal lagi yang paling menarik justru kita tidak bisa menafikan sejarah bangsa kita bahwa di 2016-2017 terjadi polarisasi yang luar biasa di republik kita ini. Dan itu berpusat di Jakarta itu terkait dengan Pilkada DKI. Alhamdulillah Pak Anies telah membuktikan justru tempat dipusat terjadinya polarisasi itu Pak Anies berhasil menghapus atau mengurangi secara signifikan permusuhan-permusuhan dan polarisasi yang terjadi di DKI," katanya.

Selain itu, Farhan mengatakan kedekatan Anies dengan Haji Lulung menjadi salah satu alasan dukungan tersebut. Dia menilai Anies dekat dengan para kiai dan ulama.

"Kalau kedekatan PPP dengan Anies saya kira di 2017 lalu PPP secara partai itu tidak mendukung Anies dan Sandiaga, tapi kita tahu sama-sama bahwa Haji Lulung, beliau membela Anies dan Sandiaga, kedekatan pribadi yang terjalin setelah berakhirnya Pilkada DKI memang kami punya kedekatan yang baik karena PPP ini isinya banyak kiai dan ulama," katanya.

"Yang mana Pak Anies sendiri kedekatannya dengan kiai, ulama itu tidak perlu diragukan lagi, jadi siapapun pemimpin yang dekat dengan kiai ulama maka mereka adalah pemimpin yang dekat dengan PPP," lanjutnya. [Irm]


Komentar Pembaca
Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Rabu, 30 November 2022 | 18:10

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Selasa, 29 November 2022 | 18:55