Nadiem Tegaskan Tidak Ada Rencana Menghapus Madrasah dalam RUU Sisdiknas

Pendidikan  RABU, 30 MARET 2022 | 21:45 WIB | Aldi Rinaldi

Nadiem Tegaskan Tidak Ada Rencana Menghapus Madrasah dalam RUU Sisdiknas

Net

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan, sejak awal pihaknya tidak ada rencana untuk menghapus sekolah Islam (Madrasah). 

Satuan pendidikan Madrasah di bawah Kementerian Agama (Kemenag) akan tetap ada dalam RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). 

"Sedari awal tidak ada keinginan ataupun rencana menghapus sekolah madrasah atau bentuk-bentuk satuan pendidikan lain dari Sistem Pendidikan Nasional. Sebuah hal yang tidak masuk akal dan tidak pernah terbersit sekalipun di benak kami" kata Nadiem dalam siaran persnya, Rabu (30/3). 

Untuk itu, Nadiem menekankan sekolah maupun madrasah secara substansi akan tetap menjadi bagian dari jalur-jalur pendidikan yang diatur dalam batang tubuh dari revisi RUU Sisdiknas. 

"Yang kami lakukan adalah memberikan fleksibilitas agar penamaan bentuk satuan pendidikan, baik untuk sekolah maupun madrasah, tidak diikat di tingkat undang-undang," papar pencetus ojek online ini. 

Nantinya, kata Nadiem, penamaan secara spesifik seperti Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (Mts), atau Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) tidak diikat di tingkat undang-undang sehingga lebih fleksibel dan dinamis. 

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pihaknya bakal selalu berkomunikasi dan berkoordinasi secara erat dengan Kemendikbudristek sejak awal proses revisi RUU Sisdiknas. 

"RUU Sisdiknas telah memberikan perhatian yang kuat terhadap ekosistem pesantren dan madrasah. Nomenklatur madrasah dan pesantren juga masuk dalam batang tubuh dan pasal-pasal dalam RUU Sisdiknas," tandas Yaqut. 

Oleh karema itu, Yaqut meyakini, dengan mengusung kemerdekaan dan fleksibiltas dalam RUU Sisdiknas mutu pembelajaran untuk semua peserta didik Indonesia akan meningkat. 

"Kualitas sistem pendidikan kita pun akan semakin membaik di masa depan," tandas Yaqut. 

Diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengakselerasi kualitas pendidikan di Indonesia, termasuk selama proses revisi Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). (Irm/Jiddan)


Komentar Pembaca