Erick Dorong BSI Bangun Kembali Industri Halal Indonesia

Ekonomi Syariah  MINGGU, 27 MARET 2022 | 23:15 WIB

Erick Dorong BSI Bangun Kembali Industri Halal Indonesia

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

MoeslimChoice. Menteri BUMN Erick Thohir mendorong Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk membangun kembali industri halal Indonesia.

Erick Thohir mengatakan bahwa Indonesia sudah memiliki bank yang terbesar selama Indonesia berdiri yakni bank syariah bernama BSI.

"BSI ini kita dorong untuk membangun kembali industri halal di Indonesia agar bisa menjadi pemain untuk melayani umat kita di Indonesia, tetapi juga melayani umat lainnya di dunia," ujar Erick Thohir saat menyampaikan pidatonya dalam penutupan Festival Anak Sholeh Indonesia XI Tingkat Nasional - Tahun 2022 di Palembang, Sumatera Selatan sebagaimana dipantau secara daring di Jakarta, Minggu (27/3).

Indonesia merupakan penduduk yang mayoritas muslim, untuk ekonomi dan industri halal Indonesia merupakan keempat terbesar di dunia. Namun kalau bicara produksi industri halal maka Indonesia tidak masuk 5 besar maupun 10 besar. Artinya Indonesia hanya bangsa yang konsumtif, bukan bangsa yang produktif.

"Karena itu sejak awal saya mendorong kita harus menjadi umat yang bisa juga menggerakkan ekonomi," kata Menteri BUMN.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir berharap program Talenta Wirausaha BSI yang diluncurkan oleh BSI dapat menciptakan Muslimpreneur di Indonesia.

Erick Thohir sangat mengapresiasi ketika BSI meluncurkan program tersebut.

Menurut Erick, jika dibandingkan dengan negara-negara maju bisa sampai 10-14% jumlah entrepreneur-nya, tetapi di Indonesia sendiri jumlahnya masih 3,5%.

Terkait bantuan kepada UMKM, Erick menyampaikan bahwa konteksnya di tiga hal yakni pembiayaan, pendampingan dan akses pasar.

Sedangkan berkaitan dengan fokus kedua BSI yakni ekosistem industri halal, Menteri BUMN mengatakan bahwa selama ini Indonesia merupakan negara Muslim terbesar di dunia, tetapi kalau melihat industri halal Indonesia tidak masuk 5 besar.[tyo]


Komentar Pembaca