Dipanggil KPK, Prasetyo Beberkan Dugaan Kasus Korupsi Formula E

Nasional  SELASA, 22 MARET 2022 | 16:30 WIB | Aldi Rinaldi

Dipanggil KPK, Prasetyo Beberkan Dugaan Kasus Korupsi Formula E

Net

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi memaparkan pemanggilan keduanya sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi Formula E. 

Prasetyo juga turut mengapresiasi langkah KPK yang telah memanggilnya untuk kedua kalinya dalam dugaan korupsi Formula E. 

"Jadi mengenai mekanisme. saya pertama-tama apresiasi dengan diundangnya 2 kali untuk masalah concernya terhadap Formula E," ujar Pras sapaan karibnya dalam keterangannya, di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (22/3). 

"Kedua mengenai Rp 180 miliar yang sebelum menjadi perda APBD sudah dikeluarkan melalui bank DKI. Itu aja," tambah Pras. 

Pras mengungkapkan, bahwa ada perbedaan atas pemanggilan keduanya kali ini. Sebab, kata dia, ada penambahan-penambahan dalam pemeriksaan seperti persetujuan rencana dan mengenai anggaran. 

"Jadi, dalam persetujuan rencana,  memang ada persetujuan rencana. Tapi mengenai anggaran di bahas dalam badan anggaran, dalam pembahasan badan anggaran sebelum jadi perda dipinjamkan lah uang dispora melalui bank DKI," ungkap Pras. 

Politikus Partai Berlambang Banteng ini pun juga mengungkapkan bahwa berkas yang diserahkan kepada KPK adalah surat dari Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora). 

"Surat Dispora ke gubernur yg dijawab oleh instruksi gubernur itu," ucap Pras. 

Maka dari itu, Pras meminta kepada lembaga antirasuah ini agar dapat transparan dalam mengungkap dugaan kasus Formula E ini. 

"Saya mengimbau KPK untuk transparan dan akuntabel utk pemeriksaan Formula E ini," tandasnya. 

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi kembali memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (22/3) pukul 10.00 WIB. 

Dalam hal ini Prasetyo di periksa KPK atas kasus digaan korupsi ajang balap mobil listrik (Formula E). 

"Pagi ini saya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal kasus dugaan korupsi di penyelenggaraan Formula E," tulis Prasetyo dalam laman Instagram pribadinya @prasetyoedimarsudi, Selasa (22/3). 

Prasetyo berharap, semoga keterangan yang ia berikan dapat membantu lembaga antirasuah itu untuk mengusut tuntas dugaan korupsi ajang balap mobil listrik itu. 

"Semoga keterangan yang saya dapat membantu penyidik dan membuat terang permasalahan Formula E di Jakarta," pungkas Prasetyo Edi Marsudi. [Irm]


Komentar Pembaca