Laznas PPPA Daarul Qur'an Gelar Public Expose 2022

Ekonomi Syariah  KAMIS, 24 FEBRUARI 2022 | 21:40 WIB | Aldi Rinaldi

Laznas PPPA Daarul Qur'an Gelar Public Expose 2022

Laznas PPPA Daarul Qur'an mengarungi tahun 2021 dengan berbagai torehan manis. Meski pandemi Covid-19 kembali meningkat saat pergeseran tahun, nyatanya kiprah Laznas PPPA Daarul Qur'an justru mengalami pertumbuhan.

Paling terbaru, Laznas PPPA Daarul Qur'an memperoleh penghargaan sebagai Laznas dengan pertumbuhan penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf terbaik 2021 dalam acara Baznas Award awal 2022 lalu. Prestasi tersebut tentu saja menjadi pemicu semangat untuk terus melahirkan inovasi terbaik demi terciptanya dakwah tahfidzul Qur'an yang kian masif.

Untuk itu, pada awal tahun ini tepatnya Rabu (23/2/2022) Laznas PPPA Daarul Qur'an menggelar acara Public Expose 2022 sebagai momen untuk memaparkan kinerjanya. Public Expose 2022 Laznas PPPA Daarul Qur'an kali ini bertajuk "Wonderful Qur'an". Tema ini menggambarkan betapa indah dan berwarnanya hidup ketika senantiasa bersama dan memuliakan Al-Qur'an.

Gelaran ketiga Public Expose 2022 Laznas PPPA Daarul Qur'an ini berlangsung di Kampus STMIK Antar Bangsa, Kota Tangerang, Banten. STMIK Antar Bangsa sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi binaan Daarul Qur'an. Sebelumnya Laznas PPPA Daarul Qur'an juga sukses menyelenggarakan Public Expose pada 2020 dan 2021.

Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur'an Abdul Ghofur menjelaskan, dalam pemaparan kinerja Laznas PPPA Daarul Qur'an pihaknya akan menyertakan Annual Report atau Laporan Tahunan dan Sustainability Report atau Laporan Keberlanjutan. Sustainability Report sendiri adalah laporan kinerja yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengukur, mengungkapkan, dan mengelola perubahan dalam rangka membuat kegiatan yang keberlanjutan.

"Penyelenggaraan Public Expose ini dimaksudkan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban Laznas PPPA Daarul Qur'an terhadap publik, khususnya para donatur, atas program-program yang dijalankan oleh Laznas PPPA Daarul Qur'an," ujar Ghofur.

Secara internal, Public Expose bertujuan untuk mendokumentasikan dan sebagai bahan evaluasi lembaga. Sedangkan secara eksternal, Laznas PPPA Daarul Qur'an dapat menjadi pelopor bagi lembaga lain, baik pemerintah maupun swasta dalam menjalankan program serupa.

Dalam acara ini, hadir berbagai stakeholder Laznas PPPA Daarul Qur'an mulai dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Baznas, Forum Zakat, Badan Wakaf Indonesia, Forum Wakaf Produktif, lembaga amil zakat nasional dan nazhir lainnya, para donatur, mitra hingga penerima manfaat.

"Sejalan dengan dakwah tahfidzul Qur'an, kami melahirkan berbagai program unggulan seperti Rumah Tahfidz, Pesantren Takhassus, BTQ for Leaders, yang memberikan beasiswa kepada para santri, dengan harapan bisa membantu evolusi mustahik menjadi muzakki," ungkap Ghofur.

Sesuai tema acara ini, program-program tersebut terbukti mampu memberikan warna-warni dan dampak luar biasa bagi masyarakat. Seperti Rumah Tahfidz, kini program belajar Al-Qur'an berbasis hunian tersebut telah berhasil menghidupkan suasana Al-Qur'an di berbagai pelosok.

Selain itu juga ada program Kampung Qur'an, yakni pembinaan wilayah pascabencana dengan penanaman nilai-nilai Al-Qur'an. Baik Rumah Tahfidz maupun Kampung Qur'an secara perlahan mampu meningkatkan aktivitas religi masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa telah konsisten belajar dan menghafal Al-Qur'an di rumah, sekolah, masjid, majelis taklim, dan berbagai tempat lainnya.

Ghofur berharap gelaran Public Expose 2022 Laznas PPPA Daarul Qur'an dapat benar-benar menjadi batu loncatan untuk percepatan pertumbuhan yang lebih baik. Berbicara kapasitas lebih besar, ia juga ingin Laznas PPPA Daarul Qur'an menjadi penggerak gerakan dakwah dan filantropi Islam di Indonesia.
[24/02, 18:26] +62 822-8822-8868: *Apresiasi Stakeholder untuk Dakwah Tahfidzul Qur'an Laznas PPPA Daarul Qur'an di Public Expose 2022*

Laznas PPPA Daarul Qur'an menggelar acara Public Expose 2022 pada Rabu (23/2) siang. Gelaran bertema "Wonderful Al-Qur'an" ini  merupakan momen untuk Laznas PPPA Daarul Qur'an memaparkan kinerjanya selama 2021.

Selain menyertakan Annual Report atau Laporan Tahunan dalam acara ini, Laznas PPPA Daarul Qur'an juga merilis Sustainability Report atau Laporan Keberlanjutan. Sustainability Report sendiri adalah laporan kinerja yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengukur, mengungkapkan, dan mengelola perubahan dalam rangka membuat kegiatan yang keberlanjutan.

Dalam acara ini hadir berbagai stakeholder Laznas PPPA Daarul Qur'an mulai dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Forum Zakat (FOZ), Badan Wakaf Indonesia (BWI), Forum Wakaf Produktif (FWP), lembaga amil zakat nasional dan nazhir lainnya, para donatur, mitra hingga penerima manfaat.

Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur'an Abdul Ghofur menjelaskan bahwa Wonderful Al-Qur'an merupakan konsep Laznas PPPA Daarul Qur’an untuk memperkenalkan kekayaan model pembinaan masyarakat untuk mempelajari, menghafal, dan mentadaburi Al-Qur’an dalam kehidupan. Yakni betapa indah dan berwarnanya hidup ketika senantiasa memuliakan Al-Qur’an.

"Laznas PPPA Daarul Qur’an hadir mewujudkan impian, dan mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik bersama Al-Qur’an melalui berbagai program masterpiece PPPA Daarul Qur’an," ujar Ghofur.

Sementara itu, Pimpinan Direktorat Zakat dan Wakaf Daarul Qur'an Ustadz Muhammad Anwar Sani menyatakan, acara Public Expose 2022 Laznas PPPA Daarul Qur'an merupakan suatu terobosan menuju dream lima benua.

"Menjadi amil zakat tak hanya menerima dan menyalurkan, tapi dituntut berkreatifitas untuk membantu masyarakat Indonesia, bahkan secara manfaat tak hanya di Indonesia, bahkan harapan Laznas PPPA Daarul Qur'an bisa menebar manfaat ke lima benua, ini cita-cita yang sangat besar," tutur Ustadz Anwar Sani.

Hal tersebut selaras jika kaitkan dengan pernyataan Ketua Forum Zakat Produktif, Bobby P. Manullang. Ia menyebut, sekarang merupakan eranya kolaborasi. Sinergi kekuatan tersebut yang kini menjadi orkestrasi perjuangan lembaga-lembaga filantropi Islam.

"Daarul Quran juga konsisten membersamai kami di Forum Wakaf Profuktif, sebab sekarang eranya kolaborasi, kekuatan kita di sini adalah perjuangan lembaga teroekertrasi dengan baik, kita ingin gerakan ini menjadi gerakan luar biasa," ungkapnya.

Ketua Umum Forum Zakat (FOZ) Bambang Suherman bahkan menyebut Laznas PPPA Daarul Qur'an sebagai model Laznas profesional di Indonesia. "Saya rasa tidak berlebihan, bagaimana proses perjalanan di tengah pandemi yang begitu dahsyat, maka kita perlu menobatkan Laznas PPPA Daarul Qur'an menjadi model lembaga amil zakat profesional di Indonesia," tukasnya.

Konsistensi Laznas PPPA Daarul Qur'an dalam gerakan wakaf juga telah mendukung Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam mensukseskan programnya. Ketua BWI, Imam Teguh Saptono menyampaikan bahwa hebatnya peradaban umat dapat ditandai dengan optimalnya peran zakat dan wakaf.

Tak hanya itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia, KH. Noor Achmad mengungkapkan kebanggaannya kepada KH. Yusuf Mansur yang telah merintis Laznas PPPA Daarul Qur'an. Ia menyebut, Laznas PPPA Daarul Qur'an telah mengabdikan diri sebagai program pembibitan penghafal Al-Qur'an di Indonesia.

"Laznas PPPA Daarul Qur'an telah mengabdikan diri sebagai program pembibitan penghafal Al-Qur'an di Indonesia di seluruh indonesia, yang ini tak banyak dilakukan lembaga lain, justru ini jadi contoh, muzaki akan terdorong oleh kegitatan ikonik seperti ini," pungkasnya.

Harapannya, gelaran Public Expose 2022 Laznas PPPA Daarul Qur'an dapat menjadi batu loncatan untuk percepatan pertumbuhan yang lebih baik. Selain itu, Laznas PPPA Daarul Qur'an juga dapat menjadi pelopor gerakan zakat, infak, sedekah dan wakaf yang terstruktur dan profesional di Indonesia.[ros]

 


Komentar Pembaca