Guru Honorer, Jangan Buka Akun SSCASN Sekarang!

POLKAM  SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 12:47 WIB

Guru Honorer, Jangan Buka Akun SSCASN Sekarang!

Sudah jelas bahwa Akun SSCASN tentang Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap3 bukan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN)  atau Kementerian Pendididikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Karena itu Ketum Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kustrianingsih mengeluarkan instruksi penting. Para guru honorer diminta tidak terprovokasi untuk mengakses Akun SSCASN itu. .

Ia mengingatkan, seluruh guru honorer negeri yang tergabung dalam FGHNLPSI agar tidak terkecoh dengan informasi tersebut.

"Jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak benar, apa lagi kami dalam beberapa kali demo sudah mendapatkan penjelasan detail tentang arah kebijakan Kemendikbudristek terkait seleksi PPPK guru ini," kata Heti dilansir dari JPNN.com, Senin (21/2/2022).

Dia mengungkapkan walaupun rata-rata anggota FGHNLPSI tidak terkecoh dengan informasi bahwa seleksi PPPK guru tahap 3 sudah dimulai, tetapi tidak sedikit pula yang membuka akun SSCASN. Tidak ingin anggota FGHNLPSI masuk perangkap modus percaloan, Heti pun getol menyampaikan informasi lewat akunnya di media sosial.

Seperti terpantau di kanal Heti Koestrianingsih di YouTube, Heti mengunggah penjelasan detail Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan Ditjen GTK Kemendikbudristek Praptono.

Dalam kesempatan itu, Praptono menjelaskan bakal ada kebijakan khusus bagi 193 ribuan guru honorer negeri yang lulus passing grade PPPK 2021, tetapi tidak mempunyai formasi. Kebijakan khusus itu akan dituangkan dalam PermenPAN-RB dan dilaksanakan pada PPPK 2022.

"Sudah jelas bahwa tidak mungkin tiba-tiba memilih formasi tahap 3 karena Kemendikbudristek janji akan ada regulasi baru,” ujar Heti.

Dia meminta guru honorer negeri fokus mengawal janji Kemendibudristek soal regulasi untuk mereka. Jangan juga mudah terpancing dengan informasi yang tidak jelas sumbernya.

"Yang ikut demo FGHNLPSI pasti tahu arah kebijakan pemerintah. Mustahil pemerintah buka seleksi PPPK guru tahap 3 tiba-tiba begitu. Lagi pula tidak ada pengumuman resmi pemerintah," pungkas Heti Kustrianingsih.[ros]


Komentar Pembaca