OJK: BPKH Layak Sebagai PSP Bank Muamalat Indonesia

Ekonomi Syariah  SENIN, 14 FEBRUARI 2022 | 22:15 WIB | Aldi Rinaldi

OJK: BPKH Layak Sebagai PSP Bank Muamalat Indonesia

Otoritas Jasa Keungan (OJK) menyakatan bahwa Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memenuhi persyaratan sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu mengatakan, ketetapan OJK ini menunjukkan BPKH dinilai mampu dan layak untuk mengembangkan Bank Muamalat.

"Ketetapan dari  OJK ini menunjukkan BPKH selaku Pemegang Saham Pengendali PT Bank Mumalat  dinilai mampu dan layak untuk mengembangkan Bank Muamalat kedepan untuk melakukan transformasi dan mencapai kinerja yang kian positif," ujar Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu, Senin (14/2/2022).

Anggito mengatakan, BPKH resmi menjadi PSP Bank Muamalat setelah menerima hibah saham dari Islamic Development Bank (ISDB) dan SEDCO Group pada tanggal 15 dan 16 November 2021  sebanyak 7.903.112.181 saham atau setara dengan 77,42%.

Dengan demikian, lanjut Anggit9 mengungkapkan, total kepemilikan saham BPKH di Bank Muamalat naik menjadi 78,45%. Setelah Bank Muamalat  melakukan rights issue dimana BPKH menyuntikkan tambahan modal sebesar Rp1 triliun total kepemilikan saham BPKH di Bank Muamalat saat ini menjadi sebesar 82,7%.

Melengkapi kehadiran BPKH sebagai PSP dan berdasarkan hasil evaluasi OJK terhadap posisi keuangan Bank Muamalat terkini maka regulator menetapkan Status Bank Muamalat Dalam Pengawasan Normal.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K. Permana mengatakan, bahwa pihaknya menyambut baik hal ini. Sebab, kata dia, hal tersebut menunjukkan bahwa berbagai upaya pembenahan yang dilakukan perseroan selama beberapa tahun terakhir telah menunjukkan hasil yang positif.

"Pembenahan yang kami lakukan diantaranya adalah konsolidasi internal, perbaikan kinerja dan penguatan struktur permodalan. Kami akan melanjutkan tren positif ini dengan fokus pada target bisnis yang telah dicanangkan. Insya Allah target tersebut akan tercapai dengan hadirnya BPKH sebagai pemegang saham baru," ujar Achmad. [ros]


Komentar Pembaca
Alhamdulillah Indonesia Punya Vaksin

Alhamdulillah Indonesia Punya Vaksin

Senin, 27 Juni 2022 | 21:12

Hotman Paris Sowan Ke Ketua Mui

Hotman Paris Sowan Ke Ketua Mui

Senin, 27 Juni 2022 | 13:05