Waduh..Edy Mulyadi Mangkir dari Panggilan Polisi

POLKAM  JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 12:11 WIB

Waduh..Edy Mulyadi Mangkir dari Panggilan Polisi


MoeslimChoice.Sedianya hari ini, Jumat (28/1/2022), pukul 10.00 WIB Edy Mulyadi akan diperiksa penyidik Bareskrim Polri. Namun dia mangkir dengan menyebut bahwa pemanggilan oleh pihak Kepolisian itu tak sesuai dengan prosedur.

Hal itu dikemukakan oleh Edy Mulyadi melalui tim kuasa hukumnya yang hadir di Bareskrim, untuk mengantarkan surat permintaan penundaan pemeriksaan.

"Kami dari tim kuasa hukum Edy Mulyadi, hari ini beliau dipanggil tepatnya jam 10, kebetulan pak Edy Mulyadi tidak bisa hadir hari ini, ada halangan, jadi kami hari ini hanya mengantarkan surat untuk penundaan pemeriksaan kepada Mabes Polri," kata Ketua Umum Tim Pembela Aqidah Islam (TPAI) Herman Kadir di Bareskrim Polri pagi ini, Jumat (28/1/2022).

Mengenai ketidakhadiran Edy Mulyadi, Herman mengatakan, salah satu alasannya adalah pihaknya menilai proses pemanggilan yang tidak sesuai dengan KUHAP.

"Jadi kan itu minimal harus tiga hari, ini baru dua hari sudah ada pemanggilan, intinya itu sudah tidak sesuai dengan KUHAP. Kami minta itu diperbaiki lagi surat pemanggilan," ucap Herman.

Di sisi lain, kata Herman, Edy bakal hadir dalam agenda pemeriksaan selanjutnya jika nantinya telah dijadwalkan oleh penyidik.

"Insya Allah hadir panggilan kedua," ujarnya.

Sebagai informasi, kasus ini berkaitan dengan cuplikan video Edy Mulyadi yang sedang mempermasalahkan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Edy juga menyindir Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Ia menyebut bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu sebagai macan yang jadi mengeong.

Pernyataan Edy pun menjadi viral di media sosial. Ia pun dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara (Sulut) oleh Kader Partai Gerindra.

Tak hanya itu, Edy turut menyebut bahwa wilayah Kaltim sebagai tempat 'jin buang anak' sehingga menjadi aneh apabila ibu kota negara dipindahkan ke wilayah tersebut. Ia pun menyebut bahwa segmentasi orang-orang di Kaltim adalah 'kuntilanak' hingga 'genderuwo'.[ros]


Komentar Pembaca