Inilah NFT Termahal Dunia, Nilainya Tembus Rp 1 Triliun

Ekonomi  RABU, 26 JANUARI 2022 | 12:50 WIB | Rahmad Romli

Inilah NFT Termahal Dunia, Nilainya Tembus Rp 1 Triliun

MC

Demam gambar atau karya seni dari Non Fungible Token (NFT) mulai merambah dunia dan Indonesia. Bisnis NFT mulai marak di Indonesia setelah penjualan NFT milik Ghozali Everyday tembus hingga mencapai Rp 1,7 miliar. Sementara di dunia, NFT tertinggi mencapai Rp 1 triliun.

NFT termahal di dunia itu adalah karya seni yang dibuat oleh seniman digital terkenal, Mike Beeple Winkelmann. Karya seni Everydays: The First 5000 Days yang dijual di rumah lelang Christie ini dibeli oleh Vignesh “Metakovan” Sundaresan dengan harga $69,3 juta atau setara dengan Rp1 triliun (kurs Rp14.529). Karya ini adalah kompilasi besar Beeple yang dikerjakan setiap harinya sejak Mei 2007.

Nilai itu bisa semakin melambung tinggi di pasaran dunia digital bila diperjualbelikan pemiliknya ke kolektor lain.

NFT sendiri merupakan teknologi kripto semacam sertifikat digital untuk menyatakan kepemilikan karya seni digital itu.

Di Indonesia, miliarder NFT dipegang oleh Ghozali Everyday. Koleksi NFT asal Indonesia ini sebenarnya hanya berisi foto selfie pria bernama Ghozali mulai dari ketika ia berumur 18 tahun hingga 22 tahun selama rentang waktu 2017 – 2021. Tiap NFT bisa terjual hingga senilai belasan juta rupiah.

Ghozali menjual foto NFT di marketplace NFT bernama Opensea.  Berkat kegigihannya, sekarang keuntungan yang diperoleh Ghozali telah capai Rp1,7 miliar dari 933 koleksi miliknya yang telah terjual habis dalam waktu 3 hari saja.

Ternyata, untuk level dunia nilai NFT Ghozali masih termasuk kategori uang recehan karena ada banyak NFT yang nilai mencapai miliaran rupiah. Sementara karya yang ditampilkan terkadang hampir tidak masuk akal dengan harga jualnya.

Bintang Paris Saint-Germain (PSG) asal Brasil, Neymar Jr misalnya. Dia menggelontorkan dana hingga 1,1 juta dolar AS atau sekitar Rp15 miliar untuk membeli dua koleksi milik karya Bored Ape Yacht Club di OpenSea. Karya NFT itu berupa gambar kepala monyet bermata laser dan foto kepala monyet bertopi ulang tahun menggunakan kacamata biru.

Dilansir dari AS, pembelian NFT tersebut dibayarkan dengan cryptocurrency Ethereum seharga 159,99 ETH dan 189,69 ETH.

Jika dikonversikan ke kurs dolar AS, dua koleksi di OpenSea tersebut berharga 521 ribu dolar dan 624 ribu dolar (total 1,1 juta dolar) atau sekitar Rp15 miliar.

CryptoPunk #5217. Merupakan salah satu karakter dari koleksi 24 Ape Punk yang dihargai sebesar $5,44 juta. Karakter ini memiliki aksesori topi rajut oranye dan kalung rantai emas.

Ocean Front. Karya Beeple yang bertajuk Ocean Front ini dibeli Justin Sun dengan harga $6 juta. Keuntungan lelang tersebut disumbangkan melalui Open Earth Foundation, organisasi non-profit yang berfokus pada isu lingkungan dan perubahan iklim

Crossroad. Crossroad adalah NFT karya Beeple yang menyiratkan pesan berupa respon terhadap hasil pemilu presiden pada tahun 2020. Dilelang pada Oktober 2020, karya NFT ini berhasil terjual seharga $6,66 juta.

CryptoPunk #3100. CryptoPunk #3100 adalah salah satu karakter dari koleksi 9 Alien Punk yang memiliki aksesori berupa ikat kepala berwarna biru putih. Karya ini dijual seharga 4200 ETH atau setara dengan $7,51 juta pada saat itu.

CryptoPunk #7804.  Pada Maret 2021 lalu, karya ini dibeli oleh Dylan Field, CEO perusahaan perangkat lunak desain Figma, dengan harga $7,56 juta. Ia tertarik untuk membeli karakter ini karena menjadi satu-satunya karakter yang memiliki aksesori pipa dan topi depan.

CryptoPunk #7523. Adalah pesohor Shalom Meckenzie yang membeli CryptoPunk #7523 dalam lelang “Native Digital” seharga $11,8 juta. Ia sangat menginginkan karakter ini karena dinilai sebagai karakter paling langka yang menyimbolkan COVID dan mempopulerkan NFT. [rhd/***]


Komentar Pembaca