Wali Kota Jaktim Serahkan Akte Perkawinan Melalui Program KAMSA

BERITA  JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 16:35 WIB | Deman

Wali Kota Jaktim Serahkan Akte Perkawinan Melalui Program KAMSA

Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar Serahkan Akte Perkawinan di Jakarta/Foto:Deman.Moeslimchoice

Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar, menyerahkan ratusan akte perkawinan bagi warga, di kantor Wali Kota, Jakarta Timur, Kamis (20/1/2022). 

Hadir dalam kesempatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Timur, Diah Anwar; Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan; serta Kasudin Dukcapil, Nurrahman.

Sebanyak 377 pasangan warga di Jakarta Timur, dari 10 RW percontohan Kampung Sadar Administrasi Kependudukan (KAMSA) dan RW KAMSA di 65 Kelurahan, menerima akte perkawinan, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pelayanan administrasi kependudukan di wilayah Jakarta Timur.

Anwar mengatakan, penyerahan akte perkawinan catatan sipil ini, dikemas melalui program Kampung Sadar Administrasi Kependudukan (KAMSA). Layanan ini gratis diberikan kepada mereka yang telah menikah, namun belum memiliki akte perkawinan di catatan spil.

"KAMSA ini salah satu program Sudin Dukcapil Jakarta Timur, untuk memudahkan masyarakat dalam layanan terintegrasi, cepat, tepat dan gratis. Harapan saya, KAMSA ini bukan hanya seremoni, namun betul-betul komitmen dalam memberikan layanan kepada masyarakat," papar Anwar. 

Menurutnya, dalam program KAMSA ini, peran para ketua RT/RW juga sangat mendukung. Karena mereka melakukan pendataan secara langsung ke warga door to door.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur, M Nurrahman menjelaskan, selain Akte Perkawinan terdapat cakupan dalam program KAMSA tersebut, yakni memudahkan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan akte lahir.

Nurrahman menambahkan, sejak Desember 2021 hingga saat ini, tercatat sudah 377 pasangan suami istri warga non-Muslim yang mendapatkan akte perkawinan melalui KAMSA.

"Program KAMSA akan terus dilakukan. Kita ingin seluruh warga di Jakarta Timur tertib administrasi kependudukan," kata Nurrahman.

Ia menyebutkan, pelaksanaan KAMSA ditargetkan rampung selama tiga bulan, sehingga dapat dijalankan ke RW-RW berikutnya hingga Kelurahan lainnya.

"Kita akan terus gencarkan, dan tingkatkan mutu layanan secara jemput bola, sehingga ketertiban administrasi kependudukan dapat tercapai di Jakarta Timur," tandasnya. [mt]


Komentar Pembaca