Uang Kripto Dinyatakan Haram, Tokocrypto Mengaku Kaget

Ekonomi  JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 14:02 WIB

Uang Kripto Dinyatakan Haram, Tokocrypto Mengaku Kaget

Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengharamkan uang kripto. Yang terbaru adalah Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

PP Muhammadiyah melalui Fatwa Tarjih menyatakan mata uang kripto hukumnya haram baik sebagai investasi maupun alat tukar. Fatwa itu disampaikan dalam Fatwa Tarjih yang diputuskan di dalam majalah suara Muhammadiyah Edisi 01 Tahun 2022.

Merespons hal itu Chief Operating Officer (COO) Tokocrypto Teguh Hermanda mengaku kaget lantaran fatwa tersebut kembali keluar.

Teguh mengaku tetap menghargai fatwa haram tersebut.

"Kami menghargai pendapat apalagi dari cendekiwan Muslim,” ujar Teguh seperti dilansir dari JPNN.com, Jumat (21/1/2022).

Selain itu, pihaknya juga akan terus berkomunikasi ke regulator melalui asosiasi pedagang aset kripto Indonesia (Aspakrindo) ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Bappebti) untuk memberikan masukan.

"Pihak kami akan terus melakukan edukasi kepada semua pihak termasuk organisasi keagamaan," ungkapnya.

Teguh menjelaskan bahwa pihaknya akan mengikuti aturan yang ada di Indonesia termasuk fatwa haram kripto. Selain itu, pihaknya akan terus berkomunikasi dan tidak over reaktif.[ros]


Komentar Pembaca