Ketua DPRD Sebut Sumur Resapan Tidak Ada Gunanya

Nasional  RABU, 19 JANUARI 2022 | 19:15 WIB | Aldi Rinaldi

Ketua DPRD Sebut Sumur Resapan Tidak Ada Gunanya

Foto : Aldi Rinaldi/ MoeslimChoice.com

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi angkat bicara terkait genangan banjir yang terjadi di Jakarta pada, Selasa (19/1) kemarin. 

Menurut Prasetyo, sebaiknya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, beresin dulu normalisasi dan naturalisasi. 

"Apa yang dibuat oleh Gubernur hari ini, perencanaan sumur resapan ini tidak ada gunanya," ujar Prasetyo saat dikonfirmasi awak media, Rabu (19/1). 

Ia juga mengatakan, untuk saat ini yang paling terpenting adalah pemberesan normalisasi. 

"Itu diberesin, itu namanya program. Bukan semata-mata tiba-tiba ujug-ujug ada sumur resapan. Ini tidak ada gunanya buat masyarakat jakarta," kata Prasetyo. 

Politikus PDI Perjuangan ini pun kembali menegaskan, bahwa normalisasi dan naturalisasi merupakan pekerjaan yang terlebih dahulu. 

"Setelah itu beres, baru kita lihat sejauh mana banjirnya," tandas Pras. 

Tapi, kata dia, kalau sekarang tensi hujan dikit saja semua sudah tergenang dan menjadi tidak karuan. Maka sayang anggaran yang sudah dikeluarkan sangat besar itu. 

"Kemarin banjir Cengkareng, Grogol, ya harus diberesin. Fokuslah sama kerjaan, sayang anggaran besar kalau hasilnya tetap banjir," pungkas Pras. 

Sebelumnya, hujan yang mengguyur wilayah Jakarta Pusat dan sekitarnya lebih dari 2 Jam berimbas pada genangan di sejumlah wilayah Jakarta Pusat pada, Selasa (18/1) kemarin. Sehingga, menyebabkan beberapa akses jalan terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan.   

Adapun titik jalan yang tergenang banjir sebagai berikut, wilayah Jalan Medan Merdeka Timur ketinggian air mencapai 30 centimeter, Jalan Bungur Raya ketinggian 40 centimeter, Jalan Suprapto dan Jalan Ahmad Yani kedalaman air mencapai 30 centimeter. [Irm]


Komentar Pembaca