SIAPA ANIS PRINCE DACHE, TERNYATA BUKAN ORANG SEMBARANGAN!

MCTV  KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 18:30 WIB | MCTV

Omongan Habib Kribo alias Habib Zein Assegaf soal 'Bangsa Arab tak punya kehormatan jika tak ada Ka'bah' masih terus bergulir dan berbuntut panjang.
 
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) negara-negara Arab, disebut bakal turun tangan, jika Habib Kribo tidak segera mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya.
 
Ancaman tersebut diungkapkan oleh Anis Prince Dache, seorang diplomat, yang juga CEO The Billionaire Deals.
 
Melalui akun TikTok miliknya @princedasche, semula ia mengungkapkan banyaknya permintaan dari warganet, agar video Habib Kribo disebar-luaskan di Arab Saudi.
 
Anis pun meminta Habib kribo, untuk segera memberikan klarifikasi, maka jatuhnya proses hukum bukan lewat Polda, tapi melalui kementerian luar Negeri di beberapa negara Arab.
 
"Permintaan kita untuk si Kribo buat klarifikasi dan minta maaf secara umum fil ummal Arabiyah wa ummal muslimah. Nanti kalau, Astaghfirullah dia keras kepala dan gak mau buat klarifikasi, jatuhnya proses hukum bukan lewat Polda, prosesnya Insya Allah lewat Kementerian Luar Negeri, di beberapa negara Arab yang mereka nanti proses lewat Duta Besar di Indonesia, sesuai Protokol Diplomatik antar Negara. Terima kasih banyak," Anis Prince Dache, Diplomat dan CEO The Bilionaire Deals.    
 
Lalu siapakah sebenarnya Anis Prince Dache? 
Rupanya, dia bukanlah orang sembarangan. Dia memiliki karier gemilang. Anis yang kelahiran Indonesia pada 1992 adalah seorang mantan Chief of Protocol & Etiquette di African Union. Dia menjabat posisi itu sejak 2015 hingga Februari 2019.
 
Anis Prince Dache, juga dikenal sebagai mantan diplomat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia menjabat sebagai diplomat PBB sejak Juni 2016 hingga April 2020.
 
Saat ini, Anis merupakan anggota 'Board of Trustees di Forbes Technology Council'. Dia berada di posisi itu sejak Februari 2020 hingga sekarang.
 
Tak hanya sampai disitu, Anis juga merupakan CEO dan Founder "The Billionaire Deals" sejak Desember 2010 hingga sekarang. 
 
"The Billionaire Deals" memberikan konsultasi dan manajeman gaya hidup untuk orang-orang yang ingin menjalani kehidupan mewah.
 
Kini, The Billionaire Deals bernilai lebih dari 1,4 miliar dolar AS dan telah menangani banyak klien, mulai dari politisi, lembaga pemerintah, tokoh masyarakat hingga pengusaha.
 
Dengan "The Billionaire Deals", Anis juga telah bertahun-tahun bertindak sebagai jembatan antara bank, pemerintah Asia dan Afrika maupun berbagai organisasi.
 
Dilansir dari laman NewswireDesk, Anis juga masuk dalam daftar Miliarder berusia di bawah 30 tahun. Dia memiliki gelar master di bidang Hukum, Internasional, Diplomasi dan Hubungan Internasional dari Universitas Sorbonne, Perancis.
 
Anis menguasai banyak bahasa, yakni Inggris, Indonesia, Perancis, Arab, Turki dan Afrika.

Komentar Pembaca