Pemprov DKI: Yang Jual Minyak Goreng di Atas HET akan Dipidanakan

Daerah  KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 18:40 WIB | Aldi Rinaldi

Pemprov DKI: Yang Jual Minyak Goreng di Atas HET akan Dipidanakan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menekankan, siapapun yang menjual minyak goreng di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),  yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 14.000 per liter, masuk kategori tindakan kriminal. Akibatnya mereka yang coba-coba melakukan pelanggaran bakal dijerat sanksi pidana.

"Itu kriminal loh kalau enggak salah. Waktu itu sampai ada yang kena pidana," jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati usai rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Eli menjelaskan, pihaknya akan segera menggelar operasi pasar mulai pekan depan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga kestabilan harga berbabagai komoditas di pasaran, termasuk minyak goreng.

"Jadi minggu ini, berarti kan tinggal besok nih kalo udah ada undangan, pasti sebenernya hanya sehari dua hari saja ya rapat-rapat gitu persiapannya, mudah-mudahan minggu depan. Tapi terkait kepastiannya kapan, minggu ini sih rapatnya, jadi kalo gak hari ini tinggal besok kan Jumat," paparnya.

Kendati demikian, Eli menegaskan bahwa kewenangan untuk memberikan sanski bagi pelanggaran yang ditemukan saat operasi pasar bukan pada pihaknya. Kewenangan ada pada Satuan Tugas Pangan yang memang dibentuk khusus untuk mengawasi kestabilan harga di pasaran.

"Itu ada satgas pangan. Di antaranya ada PPNS itu dari kami. Kami lebih pada  pengawasan mutu. Kalau harga ada di kawan" PPKUKM," tandasnya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menggelontorkan anggaran subsidi senilai Rp3,6 triliun untuk penyediaan 1,2 miliar liter minyak goreng selama 6 bulan ke depan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan subsidi tersebut merupakan upaya pemerintah dalam merespons kenaikan harga minyak goreng yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Dengan kebijakan tersebut, harga minyak goreng dipatok Rp14.000 per liter. [ros]


Komentar Pembaca