Ancol Pinjam Dana Rp1,2 Triliun Pada Bank DKI, Riza Beri Penjelasan

Nasional  KAMIS, 30 DESEMBER 2021 | 07:12 WIB | Aldi Rinaldi

Ancol Pinjam Dana Rp1,2 Triliun Pada Bank DKI, Riza Beri Penjelasan

FOTO: Aldi Rinaldi/MoeslimChoice.com

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria tak menjawab secara gamblang ketika ditanya terkait pinjaman Rp 1,2 triliun yang diajukan Ancol pada Bank DKI Jakarta pada Formula E.

Setiap BUMD, kata Riza, salah satunya Ancol berhak mengajukan kredit untuk kepentingan usaha, pemda, dan masyarakat pada bank daerah maupun nasional.

"Dalam menjalankan usahanya mereka memang diperkenankan mengajukan kredit ya. Apakah ke bank daerah atau ke bank nasional sejauh mengajukan itu untuk kepentingan usaha BUMD atau BUMN, atau kepentingan-kepentingan Pemprov itu sendiri atau kepentingan masyrakat," ujar Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (29/12).

Mantan Legislator Senaya menjelaskan, pengajuannya juga tak mudah. Tapi melalui sejumlah proses penilaian yang dilakukan oleh pihak bank. Sehingga, seluruh keputusan pengajuan diterima atau tidak ada di pihak Bank.

"Bank memiliki tanggung jawab mengeluarkan kredit kepada siapapun termasuk BUMD, bahwa pengajuan itu harus bankable, jika pengajuan itu menurut bank sudah bankable, memenuhi syarat dan lain-lain, berarti tidak ada masalah," ujar Riza

Lebih lanjut, Politikus Gerindera ini menegaskan hingga kini belum mendapat laporan resmi dari Ancol terkait peruntukan pinjaman tersebut. Sehingga ia meminta semua pihak untuk menunggu laporan.

"Saya belum tahu pengajuan Ancol itu keperluan apa, nanti kita cek sama-sama. Silahkan temen-temen tanya ke Ancol itu untuk kepentingan apa. Sejauh yang saya tahu setiap BUMD memang diperkenankan mengajukan kredit untuk kepentingan usahanya," tandasnya.

Sebelumnya, polemik pinjaman rencana penggunaan pinjaman Rp1,2 triliun dari Bank DKI kepada PT Pembangunan Jaya Ancol berawal dari kejanggalan yang dirasakan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Untuk itu ia meminta Komisi B agar melakukan penelusuran terkait pinjaman Formula E. Hal itu disampaikan saat rapat kerja Komisi B DPRD DKI denganpihak  Ancol dan Bank DKI.

Pras sapaan akrabnya bahkan meminta Komisi B hadir langsung meninjau lokasi ke kawasan timur Taman Impian Jaya Ancol.

"Komisi B DPRD DKI Jakarta harus menekankan mengenai revitalisasi gerbang Ancol sisi Timur itu sama dengan lokasi dibangunnya sirkuit formula E," tutur Prasetio di gedung DPRD DKI, Selasa (28/12).

Prasetio turut menyinggung soal waktu pengajuan pinjaman kredit sebesar Rp 1,2 triliun ini dilakukan berdekatan dengan tanggal penetapan Ancol sebagai lokasi Formula E. Ia menduga keduanya saling berkaitan.

Diketahui, Bank DKI kucurkan kredit Rp 1,2 triliun pada 20 Desember 2021, dua hari kemudian pada 22 Desember 2021, Pemprov DKI Jakarta mengumumkan secara resmi ancol sebagai lokasi gelaran Formula E.

"Ini saya sebagai legislatif ini kok terlalu banyak sekali kebetulan persoalan pinjaman keuangan Bank DKI ke Ancol," kata Prasetio. [Irm]


Komentar Pembaca