Dorong Ekspor Halal, Pemerintah Perbaiki Katalog dan Percepat Sertifikasi

Ekonomi Syariah  RABU, 29 DESEMBER 2021 | 12:20 WIB

Dorong Ekspor Halal, Pemerintah Perbaiki Katalog dan Percepat Sertifikasi

Tekad Indonesia menjadi pusat industri halal dunia pada 2024 tidak main-main. Berbagai langkah dilakukan Pemerintah untuk itu, dan yang segera dilakukan adalah perbaikan katalog dan percepatan sertifikasi halal.

Demikian terungkap dari pernyataan Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma'ruf Amin saat mengunjungi PT Paragon Technology and Innovation, Tangerang, Banten, Rabu (29/12/2021).

Dikatakan Wapres,"Pertama kita mendorong lahirnya industri-industri halal di kawasan-kawasan industri maupun di luar,  dan memperbaiki katalognya. Sebetulnya ekspor halal sudah besar tapi banyak yang tidak terkodifikasi."

Lebih lanjut diungkap Wapres, ada reseller produk Indonesia di beberapa negara. Namun, hal ini justru tidak tercatat sebagai ekspor halal.

Wapres menyebut produk salah satu perusahaan kosmetik halal Indonesia,"Misalnya Wardah sendiri, di beberapa negara ada istilahnya reseller yang tidak tercatat sebagai ekspor halal."

Wapres menambahkan,"Beberapa perusahaan seperti yang saya lihat Mayora semua halal, tapi ekspornya tidak masuk dalam katalog. Karena itu salah satu yang dibenahi adalah katalognya sehingga semua produk ekspor tercatat produk halal."

Selain melakukan pembenahan pada katalog ekspor, Ma'ruf juga menyebut pihaknya mempercepat sertifikasi halal. Dia mengatakan di beberapa kawasan pelayanan sertifikasi dipermudah hingga tidak adanya pungutan biaya.

"Ini kedua percepatan sertifikasi halal. Di beberapa kawasan pelayanan sertifikasi dipermudah dan untuk UMKM tidak dipungut biaya ini beberapa kebijakan," tandas Wapres.[ros]


Komentar Pembaca