Soal Anggaran Formula E, Komisi B DPRD DKI Rapat dengan Dua BUMD

Nasional  SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 15:35 WIB | Aldi Rinaldi

Soal Anggaran Formula E, Komisi B DPRD DKI Rapat dengan Dua BUMD

Foto : Aldi Rinaldi/MoeslimChoice.com

Komisi B DPRD DKI Jakarta memanggil PT Pembangunan Jaya Ancol dan PT Bank DKI terkait anggaran ajang balap mobil listrik atau Formula E di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (28/12).

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan pihaknya memanggil pimpinan Bank DKI dan PT Pembangunan Jaya Ancol untuk meminta penjelasan soal pinjaman Rp1,2 triliun.

"Ya soal pinjaman Rp1,2 triliun, kalau ada yang bisa ditanyakan, ya sekalian gitu, tidak khusus untuk agenda itu saja," Aziz biasa disapa, kepada wartawan, Selasa (28/12)

Lanjut Politikus PKS ini mengatakan, bahwa fokusnya dalam rapat kali ini lebih kepada evaluasi dan kegiatan-kegiatan ke depan dari 2 BUMD DKI Jakarta tersebut. Apalagi, kata dia, Ancol menjadi sirkuit Formula E pada 4 Juni 2022.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyinggung soal pinjaman PT Pembangunan Jaya Ancol sebesar Rp1,2 triliun dari Bank DKI. Prasetio menyatakan akan memanggil pihak Ancol untuk memberikan keterangan sejelas-jelasnya mengenai pinjaman tersebut.

"Infonya untuk pembangunan sarana dan prasarana. Apakah ini untuk membangun sirkuit Formula E, karena itu kan termasuk sarana dan prasarana," kata Prasetio.

Menurut Pras, sapaan akrabnya, pinjaman ini membuktikan bahwa Formula E masih menggunakan dana publik. Sebab, untuk mengembalikan pinjaman tersebut ancol pasti akan meminta PMD dari pemerintah provinsi DKI Jakarta.

"Jadi ini sudah terlalu rumit, banyak dana publik yang digunakan untuk Formula E. Mulai dari uang APBD, Jakpro, Bank DKI dan sekarang giliran Ancol," ucap Prasetio.

Seperti diketahui sebelumnya, pihak Bank DKI Jakarta dan PT Pembangunan Jaya Ancol pun telah membantah dugaan pinjaman Rp1,2 triliun untuk penyelenggaraan Formula E.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini menegaskan, penyaluran kredit atau pinjaman Bank DKI sebesar Rp1,2 triliun ke PT Pembangunan Jaya Ancol tidak ada kaitannya dengan penyelenggaraan balap mobil listrik di kawasan Ancol, Jakarta Utara pada 4 Juni 2022. Dana pinjaman tersebut tidak diperuntukkan untuk biaya pelaksanaan Formula E.

Diketahui, pada Senin 20 Desember 2021, Bank DKI dan PT Pembangunan Jaya Ancol melakukan penandatanganan kolaborasi bisnis berupa penyaluran kredit dari Bank DKI ke Ancol sebesar Rp1,2 triliun.

"Penyaluran kredit tersebut tidak ada kaitannya dengan Formula E," ujar Herry dalam keterangan resminya kepada media, Jumat (24/12). [Irm]


Komentar Pembaca