Anies Akui Haji Lulung Adalah Ikon Tokoh Betawi Tingkat Nasional

Nasional  RABU, 22 DESEMBER 2021 | 07:40 WIB

Anies Akui Haji Lulung Adalah Ikon Tokoh Betawi Tingkat Nasional

Net

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan turut hadir dalam tahlilan hari ke-7 almarhum Abraham Lunggana atau Haji Lulung yang diadakan keluarga, Senin (20/12/2021).

Anies mengungkapkan bahwa almarhum Haji Lulung merupakan ikon tokoh Betawi di tingkat nasional yang akan diingat khalayak sepanjang waktu.

"Beliau adalah ikon tokoh Betawi di tingkat nasional. Karenanya, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari sosok Haji Lulung," kata Anies dalam keterangannya, Selasa (21/12/2021).

Anies mengatakan, satu hal yang paling menonjol dari sosok Haji Lulung adalah sikapnya yang istiqamah dalam berpolitik.

Di mana, lanjut Anies, almarhum akan menjalankan apa yang menjadi keyakinannya, konsisten dalam bersikap, serta berani mengambil keputusan.

"Almarhum kalau sudah yakin langsung jalan, meskipun risikonya berat," kata Anies.

Kedekatan antara Anies dan Haji Lulung mulai intens saat momen Pilkada DKI Jakarta 2017 silam. Saat itu, Haji Lulung harus rela kehilangan kursi pimpinan DPRD DKI Jakarta sekaligus dipecat dari posisinya sebagai Ketua DPW PPP Jakarta, lantaran menolak arahan partainya yakni mendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Beliau bekerja luar biasa, keliling Jakarta dengan cara silent. Pak Riano (P Ahmad) adalah saksi perjalanan perjuangan Haji Lulung saat itu," ucap Anies.

Anies pun mengusulkan agar perjalanan hidup dan karier politik Haji Lulung didokumentasikan dalam sebuah buku untuk diambil hikmahnya.

Menurut Anies, semua catatan perjalanan hidup Haji Lulung akan menjadi hikmah bagi masyarakat Jakarta.

"Haji Lulung sebagai pribadi yang mengajarkan sikap konsisten dalam menjaga satunya kata dengan perbuatan, ini kalau bisa didokumentasikan," ucap Anies.

Anies menceritakan, bermula dari tokoh lokal di Tanah Abang, Haji Lulung kemudian menjelma menjadi pimpinan legislatif di DPRD DKI selama dua periode (2009-2014 dan 2014-2019) hingga pada Pileg lalu melenggang ke Senayan menjadi legislator di DPR RI.

Haji Lulung juga tercatat pernah memimpin organisasi wadah putera-puteri veteran pejuang kemerdekaan sebagai Ketum Pemuda Panca Marga (PPM).

Hingga akhir hayatnya, Haji Lulung bahkan menyandang status sebagai orang nomor satu di Bamus Betawi, sebuah organisasi induk masyarakat Betawi se-Jakarta.

"Jadi, lingkarannya Haji Lulung itu banyak sekali dan sangat luas, beliau ada di lingkaran Bamus Betawi, PPM, hingga PWNU DKI dan tentunya PPP," ucap Anies.

Anies juga mengaku memiliki banyak momen berkesan bersama Haji Lulung yang disebutnya kebaikan Haji Lulung tersebar luas di Jakarta. Bahkan yang bersangkutan hampir tidak pernah berbicara tentang kepentingan dirinya sendiri.

"Jadi, kalau mau melihat orang baik atau tidak, lihatlah saat dia meninggal. Sekarang kita tahu betapa besar kebaikan yang dilakukan Haji Lulung. Hari Selasa kemarin ribuan orang berhujan-hujan datang mengantar jenazah ke TPU Karet Bivak, mulai dari tokoh sampai rakyat semuanya berbasah-basahan. Semuanya datang untuk mengantar Almarhum ke liang lahat," tutur Anies.

Diketahui, Haji Lulung meninggal dunia di usia 62 tahun. Ketua DPW PPP DKI Jakarta itu wafat di RS Harapan Kita, Jakarta, Selasa (14/12/2021), karena sakit jantung. [Irm]


Komentar Pembaca