Inisiatif Pertamina Perkuat Implementasi ESG

Ekonomi  SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 17:15 WIB

Inisiatif Pertamina Perkuat Implementasi ESG

net

Dalam mendukung prinsip-prinsip lingkungan, sosial dan tata kelola atau Environmental, Social and Governance (ESG), PT Pertamina (Persero) kembali menegaskan komitmennya. Berbagai upaya dan target telah ditetapkan Pertamina guna mendukung bisnis berkelanjutan.

Hal ini termasuk dukungan untuk mengatasi perubahan iklim, mengurangi jejak karbon, serta melindungi keragaman hayati.

Menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Pertamina mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan emisi karbon dan mempercepat transisi energi.

Pertamina saat ini tengah berupaya merealisasikan target pembangkit bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) sebesar 10 gigawatt (GW) hingga 2026. Inisiatif lainnya juga meliputi pengembangan proyek carbon capture utilization and storage (CCUS) di Lapangan Sukowati dan Gundih.

“Target kami Pertamina sebagai perusahaan energi di Indonesia dapat berkontribusi lebih banyak dalam menekan emisi karbon di dunia untuk mengatasi perubahan iklim,” kata Nicke dalam keterangan tertulis, belum lama ini.

Komitmen lainnya juga termasuk pemasangan panel surya dengan kapasitas total 910 MW hingga 2026 untuk penggunaan daya internal di seluruh wilayah operasi Pertamina Group. Serta 5.000 unit SPBU dengan pembangkit listrik tenaga surya di seluruh Indonesia.

Nicke mengatakan, Pertamina menargetkan penurunan emisi sebesar 30 persen (dibandingkan level di 2010) pada tahun 2030. Nicke memastikan, Pertamina juga konsisten meningkatkan efisiensi energi dari tahun ke tahun. Per 2020, Pertamina berhasil melakukan efisiensi energi hingga 92,57 gigajoule (GJ).

Pertamina, lanjut Nicke, juga turut andil dalam pelestarian 87 spesies hewan endemik yang sebagian besar dalam kondisi kritis. Di antaranya adalah Gajah Sumatera, Monyet Yaki, Owa Jawa, dan Elang Bondol. Pertamina juga mendukung konservasi 52 jenis tumbuhan endemik, di antaranya Anggrek Bulan Sumatera, Pohon Tarap Kalimantan, Kantong Semar Sumatera, dan konservasi berbagai jenis mangrove.

Di aspek sosial, Pertamina fokus pada lima aspek yaitu kesehatan dan keamanan, pencegahan kecelakaan, rekrutmen karyawan, pengembangan dan retensi, inovasi dan riset.

Dilansir dari keterangan tertulis Pertamina, beberapa inisiatif yang dijalankan termasuk vaksinasi Covid-19 bagi seluruh karyawan Pertamina. Perusahaan juga menargetkan 250 jam pelatihan per karyawan per tahun. Tercatat di tahun 2020 total ada 2,5 juta jam belajar.

Selain itu, Pertamina juga aktif dalam keterlibatan dan dampak komunitas. BUMN energi yang menginjak usia ke-64 tahun ini menjalankan sejumlah program CSR yaitu Pertamina Cerdas, Pertamina Sehat, Pertamina Hijau dan Pertamina Berdikari. Pertamina juga memberikan dukungan pembinaan usaha mikro dan kecil (UMK) di Indonesia lewat penyelenggaraan Pertamina SMEXPO.

Pertamina SMEXPO ini adalah sebuah wadah pengembangan para pelaku UMK dalam menggunakan marketplace untuk meningkatkan jangkauan pasar. Dalam kegiatan ini, UMK bisa mengikuti business matching dan coaching session. Pembinaan ini diharapkan bisa membantu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing UMK.

Di aspek tata kelola, Pertamina fokus pada keamanan siber dan corporate ethics. Tahun lalu, Pertamina mendeklarasikan komitmen untuk menjaga integritas dan transparansi perusahaan. Komitmen ini disebut sebagai Piagam New Pertamina Clean.

Piagam New Pertamina Clean ini ditandatangani oleh seluruh jajaran dewan direksi dan dewan komisaris. Deklarasi ini merupakan komitmen implementasi ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan di perusahaan dan sejalan dengan tata nilai Clean Pertamina.

“New Pertamina Clean ini diharapkan dapat dijalankan menjadi budaya dan values baru untuk memperkaya, dan menyempurnakan insan Pertamina yang berintegritas, bersih dan transparan,” pungkas Nicke.

Dalam rencana jangka panjang perusahaan (RJPP), Pertamina telah menetapkan target porsi bauran EBT pada 2050 mencapai sebesar 31%. Untuk mencapai target besar tersebut, Pertamina melakukan delapan inisiatif EBT.

"Pertamina memiliki komitmen kuat pada pengembangan EBT. Dalam RJPP, Pertamina telah menetapkan target EBT yang tahun 2030 porsinya mencapai 17%. Dengan 8 inisiatif tersebut, kami yakin target dapat tercapai," kata Nicke.

Adapun delapan inisiatif EBT yang dijalankan Pertamina adalah sebagai berikut:

1) Meningkatkan kapasitas pembangkit geothermal dari 672 MW pada 2020 menjadi 1.128 MW pada 2026.

2) Memulai inisiatif pemanfaatan green hydrogen di Indonesia yang akan menggunakan listrik dari lapangan panas bumi Pertamina dengan total potensi 8.600 kilogram hidrogen per hari.

3) Berpartisipasi dalam joint venture (JV) Indonesian Battery Company dengan memproduksi baterai 140 GWh pada 2029 dan mengembangkan ekosistem baterai EV termasuk swapping dan charging business.

4) Pembangunan pabrik metanol untuk gasifikasi dengan kapasitas 1.000 KTPA dan rencana on stream pada 2025.

5) Pembangunan green refinery atau kilang ramah lingkungan dengan kapasitas 6-100 KTPA pada 2025.

6) Peningkatan kapasitas pembangkit bersih pada 2026, terdiri atas biomassa dan biogas 153 MW, bio blending gas oil & gasoline, biocrude dari alga, dan etanol 1.000 KTPA dengan target on stream pada 2025.

7) Penerapan circular carbon economy di beberapa daerah. Di antaranya dengan melakukan recycle untuk biomassa dan biogas, reduce lewat solar PV, EV, LNG bunkering, serta reuse melalui CO2 untuk EOR dan metanol.

8) Pengembangan EBT melalui pembangunan dimetil eter (DME) dengan kapasitas 5.200 KTPA dan target on stream 2025 serta meningkatkan kapasitas pembangkit pada periode 2020-2026 yang mencakup solar PV-4 dengan kapasitas hingga 910 MW, bayu 225 MW pada 2024, dan hidro antara 200-400 MW. [irm]


Komentar Pembaca
Dosa Kah Jika Membangun Masjid Menyerupai Gereja
Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35

BUDAYAWAN: RASIS!

BUDAYAWAN: RASIS!

MCTVRabu, 19 Januari 2022 | 11:56

USTADZ HILMI: SEMOGA ORANG INI SEGERA ISTIGHFAR & TAUBAT
Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

NasionalKamis, 20 Januari 2022 | 22:55

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

POLKAMSelasa, 18 Januari 2022 | 13:20

GUS ARYA: AKU MINTA MAAF, KASIHANILAH SAYA, TOLONG
I miss you Dad.. Kisah Erick Thohir yang Bikin Nangis

I miss you Dad.. Kisah Erick Thohir yang Bikin Nangis

IslamtainmentMinggu, 23 Januari 2022 | 12:00

MCTVMinggu, 23 Januari 2022 | 11:50

Waspada..Ada Potensi Bencana Hari Ini

Waspada..Ada Potensi Bencana Hari Ini

NasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 11:00

Rupanya, Kombes Riko Dipecat Bukan Karena Terima Duit Narkoba
Belum Setahun Wali Kota, Menantu Presiden Diminta Jadi Gubernur