Gubernur Ganjar: Pusat Jangan Asal Beri Izin ya..

POLKAM  JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 16:10 WIB

Gubernur Ganjar: Pusat Jangan Asal Beri Izin ya..

Gubernur Ganjar Pranowo meminta, Pemerintah Pusat tidak asal memberikan izin penambangan. Sebab izin itu mengakibatkan daerah terkena dampak kerusakan lingkungan.

Demikian dikatakan disampaikan Ganjar Pranowo, saat di hadapan para pejabat dari Kementerian ESDM, para Kepala Dinas ESDM se-Indonesia, yang tergabung dalam APESDMPI,  dan pejabat terkait pada Rapat Koordinasi dinas-dinas ESDM di Kantor Dinas ESDM Jateng, Jumat (3/11/2021).

Dikatakan Ganjar bahwa sekarang perizinan penambangan diambil Pusat dengan Online Single Submission (OSS). Ia mengakui bahwa itu memang bagus.

"Usahanya cepet banget dan masyarakat pasti puas. Tapi akibatnya, kami di daerah yang pusing," tandas dia.

Ganjar mencontohkan daerah di sekitar Lereng Gunung Merapi, di Klaten. Dulu hanya ada delapan penambang resmi yang memiliki izin. Mereka bisa dikontrol dan diawasi. Tapi setelah perizinan ditarik ke pusat, saat ini ada banyak izin penambangan bermunculan.

"Dari hanya delapan, sekarang sudah ada 100 lebih. Bayangkan 100 lebih, pasti di sana akan rusak," tegasnya.

Ganjar meminta agar antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah duduk bersama. Dengan begitu, maka soal perizinan penambangan bisa dikelola dengan baik.

"Mana yang bisa ditambang, mana yang tidak merusak itu bisa dikendalikan. Ternyata cepat saja tidak cukup, pasti akan sangat eksploitatif dan merusak lingkungan," ucapnya.

Untuk itu, dalam forum asosiasi dinas-dinas pengelola ESDM seluruh Indonesia itu, Ganjar meminta agar ada pembahasan serius terkait pengelolaan penambangan sumber daya mineral. Di tengah pertumbuhan jumlah penduduk dan eksplorasi, maka lingkungan akan terancam.

"Hari ini saya senang, asosiasi dinas-dinas ESDM seluruh Indonesia berkumpul. Isunya menarik, tentang bagaimana mengelola sumber daya mineral di Indonesia untuk kemakmuran rakyat," imbuhnya.

Ganjar juga berpesan kepada kepala dinas ESDM untuk terus menjunjung tinggi integritas. Pasalnya, persoalan ESDM ini banyak terjadi praktik korupsi karena sumber uang besar ada di sana.

"Maka teman-teman asosiasi bertemu untuk mereview tentang berbagai persoalan yang ada. Saya titip, ayo kita jaga integritas di dunia ke ESDM-an ini," pungkasnya.

Acara tersebut digelar secara hybrid, ada yang hadir langsung dan ada yang tatap muka. Sejumlah kepala dinas ESDM di Indonesia ikut hadir secara langsung di Semarang, diantaranya dari Papua, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY, Bangka Belitung dan lain sebagainya. [ros]


Komentar Pembaca
Dosa Kah Jika Membangun Masjid Menyerupai Gereja
Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35

BUDAYAWAN: RASIS!

BUDAYAWAN: RASIS!

MCTVRabu, 19 Januari 2022 | 11:56

USTADZ HILMI: SEMOGA ORANG INI SEGERA ISTIGHFAR & TAUBAT
Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

NasionalKamis, 20 Januari 2022 | 22:55

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

POLKAMSelasa, 18 Januari 2022 | 13:20

GUS ARYA: AKU MINTA MAAF, KASIHANILAH SAYA, TOLONG
I miss you Dad.. Kisah Erick Thohir yang Bikin Nangis

I miss you Dad.. Kisah Erick Thohir yang Bikin Nangis

IslamtainmentMinggu, 23 Januari 2022 | 12:00

MCTVMinggu, 23 Januari 2022 | 11:50

Waspada..Ada Potensi Bencana Hari Ini

Waspada..Ada Potensi Bencana Hari Ini

NasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 11:00

Rupanya, Kombes Riko Dipecat Bukan Karena Terima Duit Narkoba
Belum Setahun Wali Kota, Menantu Presiden Diminta Jadi Gubernur