Strategi Erick Thohir Capai Target Emisi Nol Karbon

Nasional  RABU, 01 DESEMBER 2021 | 10:15 WIB

Strategi Erick Thohir Capai Target Emisi Nol Karbon

net

Menanam pohon secara serentak di tujuh titik yang berpusat di Gedung Kementerian BUMN di Jakarta menjadi salah satu tujuan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir siap mencapai target emisi nol karbon atau net zero emission.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan BUMN Hijaukan Indonesia dengan melakukan penanaman 12.300 bibit pohon di seluruh Indonesia yang didukung oleh PT Pupuk Indonesia (Persero).
 
Erick Thohir mengharapkan penanaman pohon secara nasional ini dapat menjadikan udara lebih baik dan bersih sehingga dapat membantu pencapaian target emisi nol karbon pada 2060. Selain itu, langkah ini juga dapat mengurangi dampak dari pemanasan global, menyerap berbagai polusi udara, serta menjawab isu dekarbonisasi.
 
Ia menambahkan bahwa gerakan ini juga merupakan bentuk kecintaan terhadap bumi yang diwujudkan oleh BUMN, pemerintah daerah, dan seluruh individu yang terlibat. Apalagi Presiden Joko Widodo turut mendukung dan turun langsung ke bawah untuk melakukan gerakan penanaman pohon mangrove.

"Oleh karena itu, BUMN sebagai pembantu Presiden ingin mendorong percepatannya melalui 111 ribu pohon yang akan ditanam kedepannya," ucap Erick Thohir dalam siaran persnya, Selasa, 30 November 2021.
 
Selain di Gedung Kementerian BUMN, penanaman pohon juga dilakukan di Danau Toba (Sumatra Utara), Way Sekampung (Lampung), Pekanbaru (Riau), Rangkasbitung  (Banten), Pasuruan (Jawa Timur), dan Makassar (Sulawesi Selatan).
 
Sementara itu, Direktur SDM, Tata Kelola, dan Manajemen Risiko Pupuk Indonesia Winardi menyebutkan bahwa perusahaan melalui anggota holdingnya, PT Petrokimia Gresik, melakukan penanaman sebanyak 300 bibit pohon di Kabupaten Pasuruan dan 12.000 bibit di Kota Batu. Adapun bibit yang ditanam terdiri dari alpukat mentega, alpukat alligator, durian, dan nangka. Jenis ini dipilih karena cocok untuk kegiatan penghijauan atau konservasi.
 
"Selain dapat menghasilkan oksigen, nilai ekonominya juga bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar, karena dalam tiga tahun sudah bisa panen," tuturnya.
 
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menambahkan, gerakan penanaman pohon di Jawa Timur ini bekerja sama dengan banyak pihak. Di antaranya dengan perusahaan BUMN yang ada di Jawa Timur seperti PLN, Telkom, Mandiri, BNI, PTPN XI, Perhutani, INKA, SIER, Boma Bisma Indra, Pegadaian, PGN, dan Kimia Farma.
 
"Alhamdulillah, di Jawa Timur seluruh BUMN berkolaborasi untuk melaksanakan kegiatan tanam di Jawa Timur," ujar Dwi Satriyo. [irm]


Komentar Pembaca