Krisis Afghanistan Jadi Bahasan Rusia-China-India

Internasional  MINGGU, 28 NOVEMBER 2021 | 07:00 WIB

Krisis Afghanistan Jadi Bahasan Rusia-China-India

Jumat (26/11/2021), Rusia bersama China dan India menyatakan keprihatinan mereka atas memburuknya krisis kemanusiaan di Afghanistan, dan meluasnya perdagangan narkoba di negara yang dikoyak-koyak  perang itu.

Dilansir dari VOA, Minggu (28/11/2021), menteri luar negeri dari ketiga negara melangsungkan pertemuan trilateral virtual. Mereka mengkaji berbagai hal, termasuk krisis Afghanistan.

Ambruknya pemerintahan dukungan Barat di Kabul dan kembali berkuasanya Taliban pada 15 Agustus lalu telah menjerumuskan Afghanistan ke dalam krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Para menteri mencatat meningkatnya kekhawatiran tentang perubahan dramatis situasi di Afghanistan,” demikian petikan pernyataan bersama yang dirilis setelah pertemuan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

“(Kami) menyampaikan keprihatinan atas memburuknya situasi kemanusiaan di Afghanistan, menyerukan bantuan kemanusiaan segera dan tanpa hambatan untuk diberikan kepada Afghanistan,” tambah komunike itu.

Ketiga menteri meminta Taliban untuk mengambil tindakan yang sesuai dengan hasil dari semua format interaksi internasional dan regional yang baru-baru ini dilangsungkan di Afghanistan, dan menghormati hasil resolusi PBB yang relevan.”

Pernyataan itu tampaknya merujuk pada seruan global agar kelompok Islamis yang berkuasa itu menghormati hak asasi manusia, khususnya hak-hak perempuan dan kelompok minoritas di Afghanistan, memerintah negara itu dengan sistem politik yang inklusif dan memerangi terorisme serta narkoba.

“Para menteri menyampaikan tekad mereka untuk melawan meluasnya perdagangan narkoba gelap – opium dan metamfetamin – dari Afghanistan dan sekitarnya, yang menimbulkan ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas regional, serta menyediakan dana bagi organisasi teroris,” tambah pernyataan itu.

Pembicaraan hari Jumat antara Rusia, China dan India dilangsungkan menjelang pembicaraan putaran baru antara Amerika dan Taliban di Doha, Qatar.

Perwakilan Khusus Amerika Untuk Afghanistan Thomas West dan Menteri Luar Negeri Taliban Amir Khan Muttaqi akan memimpin tim masing-masing dalam pertemuan dua hari itu. [ros]


Komentar Pembaca
Dosa Kah Jika Membangun Masjid Menyerupai Gereja
Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35

BUDAYAWAN: RASIS!

BUDAYAWAN: RASIS!

MCTVRabu, 19 Januari 2022 | 11:56

USTADZ HILMI: SEMOGA ORANG INI SEGERA ISTIGHFAR & TAUBAT
Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

NasionalKamis, 20 Januari 2022 | 22:55

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

POLKAMSelasa, 18 Januari 2022 | 13:20

GUS ARYA: AKU MINTA MAAF, KASIHANILAH SAYA, TOLONG
Alhamdulillah..Kondisi Mahathir Mulai Stabil
I miss you Dad.. Kisah Erick Thohir yang Bikin Nangis

I miss you Dad.. Kisah Erick Thohir yang Bikin Nangis

IslamtainmentMinggu, 23 Januari 2022 | 12:00

MCTVMinggu, 23 Januari 2022 | 11:50

  Panas, AS Izinkan Negara-negara Baltik Kerahkan Rudal ke Ukraina

Panas, AS Izinkan Negara-negara Baltik Kerahkan Rudal ke Ukraina

InternasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 11:30

Waspada..Ada Potensi Bencana Hari Ini

Waspada..Ada Potensi Bencana Hari Ini

NasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 11:00