Herman Deru Dinobatkan Jadi Bapak Penghulu Indonesia

Tentang Sumsel  RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 12:10 WIB | Irmayani

Herman Deru Dinobatkan Jadi Bapak Penghulu Indonesia

net

Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) melalui SK Nomor 14/SK.PP/XI/2021 tentang penganugrahan kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru sebagai Bapak Penghulu Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag RI melalui Kabubdid Bina KUA Kemenag RI, Drs H Anwar, MA di Graha Bina Praja, Selasa (23/11/21).

Diangkat Herman Deru sebagai Bapak Penghulu merupakan sebagai bentuk apresiasi lantaran kerja keras Herman Deru yang terus memberikan perhatian terhadap kemajuan para penghulu.

Dimana salah satu upaya yang telah dilakukan Herman Deru yakni dengan membentuk Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD) dan Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Kelurahan (P2UKK) untuk membantu masyarakat dalam urusan agama, termasuk pencatat pernikahan.

Herman Deru mengatakan, ide pembentukan P2UKD dan P2UKK tersebut berdasarkan pengalamannya dan keluhan masyarakat pasca dihapusnya Pembantu Pegawai Pencatan Nikah (P3N) beberapa waktu lalu.

Dia menyebut, fungsi P2UKD dan P2UKK tersebut bukan hanya sebatas penghulu saja, melainkan juga menjadi penghubung antara masyarakat  dengan pemerintah, umat dengan ulama, serta antar umat beragama.

"Dibentuknya P2UKD ini diharapkan dapat membantu soal urusan agama di setiap desa di Sumsel ini. Masyarakat ini butuh mediasi ke jenjang pelayanan seperti ke KUA," kata.

Lebih lanjut dijelaskannya, P2UKD tidak hanya dibentuk untuk umat muslim saja, namun P2UKD juga dibentuk sebagai wadah bagi semua agama di Sumsel.

“Mereka yang dulunya pernah menjadi Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) direkrut kembali, namun tugas dan tanggungjawabnya ditambah. Ini juga didominasi oleh umat muslim saja, tapi semua agama punya P2UKD ini," paparnya.

Sejauh ini, lanjutnya, seluruh daerah di Sumsel telah memiliki P2UKD.

"Untuk Sumsel, semua sudah ada P2UKD. Jumlahnya, lebih dari 3.329 orang tersebar di Sumsel. Insentifnya untuk P2UKD tersebut semuanya dari provinsi," tegasnya.

Disisi lain, Herman Deru menilai,  keberadaan   APRI Sumsel tentu akan mendorong perkembangan P2UKD.

"Adanya APRI ini tentu akan semakin mendorong kemajuan P2UKD. APRI dapat memberikan edukasi  dan pembinaan secara terus menerus terkait peraturan dan regulasi yang berlaku kepada P2UKD ini sehingga pelayanan urusan keagamaan yang diterima masyarakat semakin baik. Semoga dengan adanya pengukuhan APRI ini dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan dengan perintah sehingga pelayanan urusan agam ini maksimal," ucapnya.

Sementara itu, Kasubdid Bina KUA Kemenag RI, Drs H Anwar, MA mengakui  Pemerintah Provinsi Sumsel telah melakukan sinergi yang luar biasa  bersama kementerian agama. Sinergi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumsel.

"Anugrah ini diberikan atas perhatian yang diberikan Gubernur Sumsel, Herman Deru kepada penghulu di Sumsel," ucapnya.

Pihaknya turut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Sumsel, Herman Deru atas perhatiannya kepada masyarakat.

Dilain pihak  Plt Kakanwil Kemenag Sumsel, Dr H Deny Apriansyah, S.Ag., M. Pd.I mengucapkan selamat kepada Gubernur Sumsel atas dianugerahkannya sebagai Bapak Penghulu Indonesia yang ditetapkan oleh Menteri Agama.

"Hanya baru satu yang ditetapkan, ini pertama kalinya. Hanya Pak Gubernur Sumsel Herman Deru saja yang mendapatkan anugrah ini," tegasnya.

Pihaknya turut mengaku bangga atas capaian yang dilakukan Gubernur Sumsel. Ucapan bangga ini diberikan baik sebagai lembaga pemerintah yakni Kemenag maupun sebagai masyarakat Sumsel.

Turut hadir Ketua Komisi InDPRD Sumsel, Antoni Yuzar, Kabintaldam II/Sriwijaya Kolonel Inf Drs Julkifli, Kabagwatpers Polda Sumsel, AKBP Fachruddin, Kasi Sosial Budaya dan Kemasyarakatan Kejati Sumsel, M Iqbal, Panitera Pengganti PTA Pengadilan Tinggi Agama Sumsel, Edy Syagiq,  para bupati dan wakil bupati yang berkesempatan hadir, Ketua Umum APRI Pusat, H Madari, Ketua PW APRI Sumsel, Drs H Anwar, Ketua Baznas Sumsel H Najib Haitami, Dirut PT Swarna Dwipa Sumsel, Rebo Iskandar Pohan dsn Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Syariah Palembang, Irwan Antony. [irm]


Komentar Pembaca