Taliban Segera Bersihkan Orang-orang Berkarakter Buruk

Internasional  RABU, 24 NOVEMBER 2021 | 08:00 WIB

Taliban Segera Bersihkan Orang-orang Berkarakter Buruk

Taliban pada  Selasa (23/11/2021) mengumumkan telah memperluas kabinet sementara, dengan menambahkan 27 anggota baru. Zabihullah Mujahid, Juru Bicara Pemerintah Sementara Afghanistan, mengatakan penunjukan itu dibuat sesuai dengan perintah dari pemimpin tertinggi Taliban Mullah Haibatullah Akhundzada.

Lebih dari dua lusin pejabat tinggi, termasuk menteri dan wakil menteri, ditunjuk. Maulvi Shahabuddin Delawar telah ditunjuk sebagai pejabat menteri pertambangan dan minyak bumi dan Mullah Mohammad Abbas Akhund sebagai pejabat menteri penanggulangan bencana.

Sementara itu dikutip dari Reuters, Rabu (24/11/2021), Taliban telah membentuk komisi untuk membersihkan "orang-orang yang berkarakter buruk" dari barisan mereka untuk melindungi reputasi Afghanistan, kata kelompok itu pada Selasa, sebagai tanda terbaru bahwa mereka mencoba untuk mengubah dari pemberontakan menjadi pemberontakan. pemerintah biasa.

Taliban beroperasi sebagai pejuang pemberontak selama dua dekade sebelum menggulingkan pemerintah yang didukung Barat pada Agustus. Keanggotaan mereka telah berkembang selama dua tahun terakhir, terutama setelah menjadi jelas bahwa mereka akan kembali berkuasa dalam beberapa bentuk.

Dalam rekaman audio, wakil kepala Taliban dan menteri dalam negeri Afghanistan Sirajuddin Haqqani mengatakan: "Kami belajar bahwa orang-orang dengan karakter buruk telah memasuki barisan (Taliban) dan telah menyebabkan nama buruk bagi Imarah Islam (Afghanistan) dan melayani kepentingan pribadi mereka. ."

"Ini adalah harapan kami yang rendah hati bahwa harus ada sejumlah kecil orang tetapi mereka harus murni dan tulus sehingga gerakan ini tidak boleh rusak," katanya dalam audio, yang keasliannya dikonfirmasi kepada Reuters oleh pejabat Taliban.

Laporan di media sosial menuduh bahwa orang-orang yang mengidentifikasi diri mereka sebagai anggota Taliban telah melakukan sejumlah serangan terhadap warga sipil dan mantan anggota pasukan keamanan pemerintah yang digulingkan sejak Agustus, meskipun kepemimpinan Taliban mengumumkan amnesti umum. Pejabat Taliban telah berulang kali membantah memberikan sanksi atas tindakan ini.

Haqqani, sosok bayangan yang tidak pernah digambarkan di depan umum, juga merupakan kepala Jaringan Haqqani yang melakukan beberapa serangan paling brutal selama 20 tahun pemberontakan.

Komisi - disebut komisi untuk pemurnian pangkat - telah dibentuk di bawah Kementerian Pertahanan, yang dipimpin oleh Mullah Yaqoob, putra pendiri Taliban Mullah Omar.

Haqqani mengatakan pembentukan komisi itu sangat dibutuhkan.

"Saya ingin meminta saudara-saudara kita untuk bekerja sama dengan komisi dan tidak melindungi atau mendukung setiap individu yang berkarakter buruk atas dasar persahabatan pribadi," kata Haqqani.

Pesan itu merupakan indikasi terbaru dari upaya yang telah dipaksakan oleh Taliban untuk menyesuaikan gerakan dari pemberontakan gerilya menjadi pemerintahan sipil penuh sejak Agustus.

Pasukan Taliban mengadakan parade militer di Kabul pada 14 November menggunakan kendaraan lapis baja buatan AS yang ditangkap dan helikopter Rusia dalam sebuah pertunjukan yang menunjukkan transformasi berkelanjutan mereka dari pasukan pemberontak menjadi tentara tetap.[ros]


Komentar Pembaca