KALBE PERINGATI HARI DIABETES SEDUNIA

Cegah Dini Komplikasi Ginjal pada Diabetes

Nasional  RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 09:59 WIB

Cegah Dini Komplikasi Ginjal pada Diabetes

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe),  melalui Kalbe Ethical Customer Care (KECC), memperingati Hari Diabetes Sedunia dengan menyelenggarakan edukasi kesehatan kepada media secara dalam jaringan (daring) yang mengangkat tema “Cegah Dini Komplikasi Ginjal Pada Diabetes”.

Narasumber dalam edukasi kesehatan penyakit diabetes akan dibawakan oleh Prof. DR. Dr,
Sidartawan Soegondo,Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE dan dr. Tunggul Situmorang, SpPD-KGH.

Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman bahwa diabetes memiliki
banyak dampak. Bukan hanya berisiko menyebabkan kematian, tetapi juga penyebab disabilitas
utama di dunia karena mengakibatkan berbagai macam komplikasi jika tidak di kontrol, salah
satunya penyakit ginjal kronis.

Selain itu mengedukasi bahwa penurunan fungsi ginjal yang berdampak pada pasien harus menjalani terapi dialysis dapat dicegah sejak dini serta memperkenalkan Nephrisol yang menjadi solusi nutrisi untuk memenuhi kebutuhan gizi harian tanpa memperberat kerusakanginjal pada pasien diabetes dengan penurunan fungsi ginjal.

“Kalbe akan terus mewujudkan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan untuk hidup yang
lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia, di mana salahsatunya terhadap pasien diabetes.
Dan tahun ini, komitmen itu kami wujudkan melalui peringatan Hari Diabetes Sedunia terutama untuk mengedukasi terkait resiko penurunan fungsi ginjal pada diabetes,” ujar Roy Priady , selaku Group Marketing Head dari PT Kalbe Farma Tbk.

“Kami terus mengadakan rangkaian program edukasi baik melalui platform radio, webinar hingga media sosial seperti Instagram dan facebook sepanjang bulan November ini untuk menginformasikan bahwa diabetes adalah penyakit yang dapat dikontrol, dan penurunan fungsi ginjal dapat diperlambat dengan pola hidup yang tepat,” lanjut Roy.

“Diabetes bukan suatu penyakit tapi beberapa penyakit dengan kadar gula diatas normal atau
hiperglikemia sehingga harus dikontrol seumur hidup. Dalam pengobatan diabetes ada 5 pilar
yaitu Mengontrol pola makan, Melakukan aktifitas fisik/olahraga, Minum obat jika diperlukan,
Kontrol/Cek gula darah, Melakukan Edukasi atau webinar tentang diabetes,” kata Prof. DR. Dr,
Sidartawan Soegondo,Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE.

“Lakukan skrining sejak dini tanpa menunggu gejalauntuk mencegah kerusakan ginjal dan komplikasi,”tambahProf.Sidartawan.

“Penyebabutamagagalginjalataucucidarahadalahhipertensidandiabetesyangtidakterkontrol
dan sering datang bersamaan. Gagal ginjal bisa dicegah sejak dini dengan mengendalikan dan
mengontrol gula darah, pembataan protein yang dikonsumsi setiap hari dan melakukan
pengobatan yang tepat sesuai gejala,” dr. Tunggul Situmorang, SpPD-KGH.

“Obat diabetes bukan perusak insulin/ginjal tetapi gula yang tidak terkontrol dan tidak minum obat akan membuat insulindanginjalmenjadirusak,”tambahdr.Tunggul.

Pada waktu bersamaan Mindo Fuji Gloria selaku Product Manager dari Kalbe mengatakan untuk
mendukung para pasien menjalankan aktivitasnya, Kalbe juga memberikan solusi nutrisi untuk
memenuhi kebutuhan gizi harian tanpa memperberat kerusakan ginjal pada pasien diabetes
dengan penurunan fungsi ginjal yaitu Nephrisol.

Nephrisol merupakan Oral Nutrition  Supplement/Suplemen nutrisi oral pertama dan satu-satunya di Indonesia dan diakui BPOM memiliki kandungan protein terkontrol sehingga aman untuk mempertahankan fungsi ginjal pada orang yangsudah mengalamipenurunan fungsiginjal. Dan tahun ini, kami lakukaninovasi berupa reformulasi karbohidrat pada komposisi Nephrisol sehingga menjadi lebih aman pada orang dengandiabetes.

Berdasarkan data dari Internasional Diabetes Federation tahun 2020, jumlah serangan Diabetes di Indonesia mencapai 18 juta di tahun 2020 yang artinya pravelensi kasus tersebut meningkat 6,2% dibadingan dari tahun 2019. Bahkan menurut penelitian yang dilakukan oleh penanggulangan COVID-19 di Indonesia, ditengah pandemi di tahun 2020, angka kematian pada pasien Diabetes yang terinveksi COVID-19 meningkat 8,3 kali lipat dibandingkan dengan masyarakat yang tidak mengidapDiabetes.

Hari Diabetes Sedunia diperingati setiap tanggal 14 November 2021. Momen ini lebih dari sekedar peringatan karena merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman bagi masyarakat dalampencegahandanpengendalian penyakitdiabetes serta menjaga kesehatanagar terhindar dari penyakit diabetes di tengahpandemi COVID-19denganmemperhatikanpola hidup, rutin berolahraga dan menjaga pola makan agar kadar gula tubuh terjaga dan kondisi tubuh lebih sehat.[ros]


Komentar Pembaca
Alhamdulillah Indonesia Punya Vaksin

Alhamdulillah Indonesia Punya Vaksin

Senin, 27 Juni 2022 | 21:12

Hotman Paris Sowan Ke Ketua Mui

Hotman Paris Sowan Ke Ketua Mui

Senin, 27 Juni 2022 | 13:05