Pemprov DKI Jakarta Dukung Penuh Operasi Zebra Jaya 2021

BERITA  SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 17:30 WIB | Deman

Pemprov DKI Jakarta Dukung Penuh Operasi Zebra Jaya 2021

foto/net

Polda Metro Jaya hari ini, Senin (15/11/2021) mulai menggelar Operasi Zebra Jaya 2021 di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya. Operasi Zebra Jaya ini, akan berlangsung selama 14 hari ke depan hingga 28 November 2021 mendatang.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo menegaskan, selama Operasi Zebra Jaya 2021 tersebut, tidak akan ada razia lalu lintas karena akan timbulkan kerumunan. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendukung penuh pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2021. Menurutnya, Operasi Zebra ini menjadi babak baru bagi masyarakat untuk disiplin berlalu lintas, setelah beberapa waktu terakhir Jakarta mengurangi mobilitas karena pandemi COVID-19.

Adapun yang menjadi sasaran Operasi Zebra Jaya 2021 ini, di antaranya adalah knalpot bising hingga kendaraan pribadi bernopol khusus.

Ada tiga jenis pelanggaran yang akan ditindak selama pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2021, yaitu: 

1. Knalpot Bising (tidak standar): 
- Sanksi berupa kurungan paling lama satu bulan 
- Denda paling banyak Rp 250.000,-

2. Kendaraan gunakan rotator tidak sesuai peruntukan (khususnya plat hitam) 
- Sanksi kurungan paling lama satu bulan 
- Denda paling banyak Rp 250.000,- 

3. Balap Liar 
- Sanksi berupa kurungan paling lama satu tahun 
- Denda paling banyak Rp 3.000.000,-

"Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh Operasi Zebra Jaya 2021 ini, sebagai peringatan kepada semua pengguna kendaraan bermotor, ketika gunakan jalan raya, jalan umum, maka patuhi semua ketentuan. Kami ingin ajak semua mumpung ini adalah babak baru," kata Anies di Apel Pasukan Operasi Zebra Jaya 2021 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (15/11/2021).

Selama pandemi COVID-19, pemerintah mengurangi mobilitas masyarakat. Di PPKM level 1, Jakarta saat ini, mobilitas masyarakat sudah dikendorkan dan diharapkan menjadi momentum masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

"Selama beberapa waktu, kita kurangi mobilitas dan kegiatan banyak bekerja di rumah dan sekitarnya. Di babak baru ini, jadikan kesempatan untuk babak baru dalam berdisiplin lalu lintas," tambah orang nomor satu di DKI Jakarta itu.

Anies juga berharap, masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan selama berkendara maupun melakukan aktivitas di luar rumah.

"Selama 1,5 tahun ini kita belajar jaga prokes gunakan masker jaga jarak. Sekarang saatnya, pelajaran kedisiplinan prokes dalam disiplin lalin," katanya.

"Bahwa lalu lintas disiplin akan memastikan, bahwa kita semua berangkat dari rumah dengan harapan sampai tujuan dengan selamat dan berharap pulang ke rumah dengan selamat, dan itu semua butuh kedisiplinan dalam kita menjalankan semua ketentuan lalu lintas," tambahnya.

Dengan kepatuhan dalam berlalu lintas, Anies berharap Jakarta menjadi kota berbudaya.

"Kita ingin Jakarta jadi kota berbudaya dan disampaikan Kapolda tadi, salah satu indikator budaya masyarakat adalah kebiasaannya dalam gunakan fasilitas umum, khususnya dalam berlalu lintas," paparnya.

Anies kembali menyatakan Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh pelaksanaan Operasi Zebra ini.

"Kami dukung penuh dan semoga setelah Operasi Zebra 2021, kendaraan menjadi lebih tertib. Knalpot bising tiada lagi dan semua penggunaan atribut sesuai ketentuan," tuturnya. [mt]

 


Komentar Pembaca
Nasida Ria Tampil Di Jerman

Nasida Ria Tampil Di Jerman

Selasa, 21 Juni 2022 | 22:23

Alasan Deddy Corbuzier Menjadi Mualaf

Alasan Deddy Corbuzier Menjadi Mualaf

Selasa, 21 Juni 2022 | 13:55