Alhamdulillah, UMKM Binaan Pertamina Ketiban Berkah Ajang Balap World Superbike di Mandalika

BERITA  JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 05:25 WIB

Alhamdulillah, UMKM Binaan Pertamina Ketiban Berkah Ajang Balap World Superbike di  Mandalika

Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat/net

Perhelatan balap motor World Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat yang akan digelar pada 19-21 November 2021 mendatang diprediksi bakal menyedot perhatian banyak masyarakat baik lokal maupun internasional.

Kesempatan ini pun dapat dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) binaan Pertamina yang dengan lokasi Pertamina Mandalika International Street Circuit, untuk memperkenalkan produk lokal terutama Pulau Lombok.

Peluang tersebut diamini oleh Pjs. Senior Vice President (SVP) Corporate Communications & Investor Relations (CCIR) Pertamina, Fajriyah Usman. Ia mengatakan, penyelenggaraan event balap motor World Superbike di Mandalika, nantinya akan membawa multiplier effect pada berbagai bidang.

"Kehadiran Pertamina Mandalika Street Circuit dan international motorsports event diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian Indonesia sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional, tak hanya menjadi peluang penetrasi pasar global yang luas bagi perusahaan dan produk-produk BUMN lainnya, tetapi juga bagi produk-produk UMKM binaan Pertamina," katanya.

“Salah satunya pasti sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Dimana para UMK binaan Pertamina dapat ikut ambil bagian untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia lewat berbagai produk khas lokal yang mereka buat. Sehingga diharapkan dapat membawa dampak yang signifikan serta mendukung upaya menjadi UMK naik kelas secara progresif,” tambahnya. 

Fajriyah menambahkan, melalui Program Pendanaan UMK (PUMK), Pertamina turut berbagi energi membangkitkan ekonomi di daerah pariwisata nasional melalui Program Pemberdayaan UMK di sekitar 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Salah satunya DPSP Mandalika tersebut.

Pertamina, lanjutnya, juga senantiasa mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) melalui implementasi program-program berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh wilayah operasionalnya. Hal ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial (TJSL), demi mewujudkan manfaat ekonomi di masyarakat. 

Kesempatan tersebut diakui oleh Mulyadi, pemilik Lombok Mulya Craft, salah satu UMKM binaan Pertamina yang selama ini memproduksi beragam jenis kerajinan khas Lombok, seperti mutiara, tenun, songket, gerabah/terakota, anyaman bambu, anyaman rotan, anyaman ketak, kayu dan cukli.

"Syukur alhamdulillah, ini menjadi momen kebangkitan kami untuk kembali memproduksi kerajinan khas Lombok. Lebih dari 1,5 tahun terakhir ini memang berat bagi kami. Geliat produksi perajin lokal sempat terhenti karena adanya pandemi," kata Mulyadi.

Pria berusia 40 tahun tersebut bersyukur karena perhelatan besar balap motor internasional yang diadakan di Lombok membuatnya mendapatkan pesanan cendera mata untuk stan Pertamina di ajang tersebut.

"Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kami. Sejak menjadi mitra binaan pada 2018, Pertamina memang tak pernah lepas membina kami untuk berkembang," ucap Uncle Mul yang mendirikan Lombok Mulya Craft sejak 2010 dibantu oleh enam perajin gerabah.

Kebahagiaannya tak sebatas itu. Ia juga mengaku bangga event skala internasional akan diadakan di tanah kelahirannya.
"Ini membuktikan bahwa Lombok tidak kalah bersaing dengan kota-kota lainnya di Indonesia," tuturnya.

Ungkap serupa juga disampaikan Bayu Hendra Putra, pemilik usaha Gibran Rattan Shop, sebuah UMKM binaan Pertamina yang di Lombok Tengah yang di Ds. Baleka, Kec. Praya Timur, Kab. Lombok Tengah. 
“Sebuah privilege bagi kami, semoga bisa jadi tujuan wisatawan saat event MotoGP nanti,” ungkapnya.

Bayu mengaku, sejak bergabung sebagai mitra usaha Pertimana pada 2020 lalu,  usahanya yang bergerak dibidang kerajinan anyaman berbahan rotan ketak ini mulai mengalami perkembangan.

Mulai dari peningkatan jumlah pekerja tetap dari semula 3 menjadi 5 orang. Dimana turut berimbas pada produksi yang dihasilkan dari semula 200-500 pcs/minggu menjadi 250-600 pcs/minggu. Omzet bersih yang bisa dikantongi yakni sekitar Rp12 – 18 juta setiap bulannya.
Hal serupa juga disampaikan Ana Hardiana, pemilik UMKM Hardiana Craft. Usaha kerajinan tangan mayoritas berbahan rotan dan ate (rumput) berada tidak jauh dari Mandalika. 

adalah Ana Hardiana. Sama-sama tinggal di Kec. Praya Timur,. “Ini memang di desa saya, sebagian masyarakat menganyam sebagai sumber mata pencaharian selain bertani. Mulai dari anak SD hingga orang tua hingga menjadi tradisi,” ujar Ana.

Maka dari itu, lanjut Ana, dirinya merasa memiliki keinginan kuat untuk dapat mempromosikan kerajinan rattan tersebut tidak hanya di Indonesia melainkan ke seluruh dunia. Mimpinya perlahan mulai terwujud. 

“Alhamdulillah, sejak menjadi binaan Pertamina pada 2020 lalu, dia sudah mampu mengekspor produknya hingga Korea Selatan, Brazil, dan Inggris,” katanya.

Dapat dikatakan, kondisi usahanya telah naik kelas. Jumlah pekerja yang semula hanya 2 orang kini menjadi 7 orang. Produksi yang awalnya hanya sekitar 50-100 pcs/minggu pun meningkat drastis hingga 1 kontainer/bulan jika pesanan sedang ramai. Dari penjualan tersebut, Ana bisa mendapat keuntungan hingga Rp20 juta setiap bulannya.

“Alhamdulillahnya lagi, meskipun ada kejadian pandemi seperti ini, usaha saya tidak pernah redup. Karena dibantu modal dan pembinaan dari Pertamina. Sehingga usaha saya terus bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya,” tambahnya. [fah]


Komentar Pembaca
Dosa Kah Jika Membangun Masjid Menyerupai Gereja
Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35

BUDAYAWAN: RASIS!

BUDAYAWAN: RASIS!

MCTVRabu, 19 Januari 2022 | 11:56

USTADZ HILMI: SEMOGA ORANG INI SEGERA ISTIGHFAR & TAUBAT
Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

NasionalKamis, 20 Januari 2022 | 22:55

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

POLKAMSelasa, 18 Januari 2022 | 13:20

GUS ARYA: AKU MINTA MAAF, KASIHANILAH SAYA, TOLONG
Alhamdulillah..Kondisi Mahathir Mulai Stabil

Alhamdulillah..Kondisi Mahathir Mulai Stabil

InternasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 13:16

I miss you Dad.. Kisah Erick Thohir yang Bikin Nangis

I miss you Dad.. Kisah Erick Thohir yang Bikin Nangis

IslamtainmentMinggu, 23 Januari 2022 | 12:00

MCTVMinggu, 23 Januari 2022 | 11:50

  Panas, AS Izinkan Negara-negara Baltik Kerahkan Rudal ke Ukraina

Panas, AS Izinkan Negara-negara Baltik Kerahkan Rudal ke Ukraina

InternasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 11:30

Waspada..Ada Potensi Bencana Hari Ini

Waspada..Ada Potensi Bencana Hari Ini

NasionalMinggu, 23 Januari 2022 | 11:00