IDI Bandarlampung Minta Orang Tua Tak Ragu Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Kesehatan  SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 02:13 WIB | Sunarya Sultan

IDI Bandarlampung Minta Orang Tua Tak Ragu Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Net

MoeslimChoice | Vaksinasi bagi anak usia 6 hingga 11 tahun kata Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bandarlampung merupakan upaya melindungi mereka dari paparan COVID-19. IDI meminta orang tua untuk tidak ragu membawa anaknya vaksinasi.

"Pemberian vaksinasi kepada anak ini sebagai proteksi untuk anak dan apabila ke depan sekolah tatap muka dimulai akan lebih terlindungi dari COVID-19," tutur Ketua IDI Cabang Bandarlampung dr Khadafi Indrawan SpAn, di Bandarlmpung, Senin (8/11/2021).

Menurut dia pemberian vaksinasi kepada anak-anak ini tidak boleh sembarangan dan harus memperhatikan beberapa hal. Sebagaimana rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yakni diberikan secara intarmuscular 3ug (0,5ml).

"Vaksin diberikan tetap dua kali pemberian dengan jarak antara dosis kesatu dengan kedua empat pekan," ungkapnya.

Dia menyebut anak-anak yang memiliki penyakit auto imun yang tidak terkontrol, mengidap penyakit gullian barre syndrome, anak yang sedang dalam terapi kemoterapi ataupun radioterapi, atau sedang dapat pengobatan imunosupresan, mereka jangan divaksinasi dahulu. Demikian juga anak yang sedang demam 37,5 derajat celcius lebih, baru sembuh dari COVID-19 belum sampai tiga bulan, anak yang habis melakukan imunisasi lain tapi jaraknya belum satu bulan dan memiliki penyakit kronik atau kelainan kongenital tidak terkendali.

Meskipun nanti anak-anak tersebut sudah tervaksinasi, imbuh dia, protokol kesehatan (prokes) mereka harus tetap diperhatikan, sebab seperti yang diketahui vaksinasi bukanlah obat COVID-19 tapi lebih kepada upaya meminimalisir penularan.

"Walaupun sudah diberikan vaksin, prokes tetap dilakukan dengan menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun," tegasnya. [ary]


Komentar Pembaca