Insya Allah..Jamaah Umrah Indonesia Berangkat Akhir Bulan Ini

Kabar Tanah Suci  KAMIS, 04 NOVEMBER 2021 | 20:10 WIB

Insya Allah..Jamaah Umrah Indonesia Berangkat Akhir Bulan Ini

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) RI Prof. Hilman Latief S.Ag, MA, Ph.D/foto Humas Kanwil Kemenag Sumsel

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) RI Prof. Hilman Latief S.Ag, MA, Ph.D mengakui, hingga saat ini pemerintah belum bisa memastikan kapan jamaah umrah dari Indonesia bisa berangkat ke Arab Saudi. Karena kunci keberangkatan itu ada pada Pemerintah Arab Saudi.

“Kita tentu berharap secepatnya. Namun harus dipahami yang membuka kliknya adalah pihak lain (Arab Saudi). Rumahnya yang akan kita kunjungi. Pastinya kita terus melakukan upaya dan komunikasi intensif. Insya Allah tidak akan lama lagi, meskipun kita belum bisa memastikan tanggalnya. Mudah-mudahan akhir November ini bisa,” kata Dirjen saat menjadi narasumber Talkshow di Studio InmasTV Kanwil Kemenag Sumsel, Kamis (4/11/2021) siang.

Hilman juga menjelaskan, Kemenag mencoba menyiapkan aspek teknis bagaimana jamaah umrah bisa difasilitasi dengan baik. Di Kemenag ada tim krisis yang bertugas mengidentifikasi persoalan haji dan umrah di masa pandemi.

“Kita berkoordinasi dengan stake holder terkait seperti Kementerian Kesehatan. Kita sebenarnya sudah menyusun draft regulasi dengan protokol yang lebih detil. Juga skenario keberangkatan. Namun belum dikeluarkan karena menunggu kepastian dari Arab Saudi. Dengan kata lain sudah di level finishing,” jelas Hilman.

Dia menambahkan, pemerintah juga berjuang agar tidak perlu lagi dilakukan booster untuk jamaah yang sudah melakukan vaksinasi. Sebab hal itu bukan sekadar terkait biaya, namun juga persoalan pemerataan vaksin di Indonesia.

“Kalau tetap diterapkan booster misalnya, bagaimana dengan warga Indonesia yang belum divaksin sama sekali. Kita kan tahu bahwa Indonesia jumlah penduduknya besar. Masih ada jutaan warga yang belum divaksin,” tutur Dirjen Hilman.  

 Dirjen berharap, semua pihak termasuk PPIU dan KBIHU ikut berperan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Apa yang harus mereka persiapkan dan apa yang mesti mereka jalani saat berangkat umrah atau haji nantinya. Termasuk kemungkinan karantina dan protokol kesehatan yang mesti dilalui, serta kemungkinan naiknya biaya.

“Melalui umrah kita dapat menunjukkan kepada dunia bahwa orang Indonesia itu disiplin dan patuh prokes. Ini penting agar kita bisa mendapatkan kuota maksimal pada penyelenggaraan ibadah haji mendatang,” tuntas Hilman.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah ( Kakanwil) Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA menyampaikan, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang persoalan haji dan umrah di berbagai kesempatan, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Mulai dari Kepala Kantor Kemenag, Kepala KUA, hingga para penyuluh agama.

“Insya Allah masyarakat Sumsel dapat memahami. Apa yang diharapkan masyarakat Indonesia itu sama. Begitu pula dengan masyarakat di negara lain. Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir sehingga semuanya bisa kembali normal. Pastinya, kita berpesan kepada calon jamaah agar tetap bersabar dan menyiapkan diri sebaik mungkin agar dalam kondisi kesehatan yang paripurna saat berangkat,” tutur Mukhlisuddin.[ros]


Komentar Pembaca
Alhamdulillah Indonesia Punya Vaksin

Alhamdulillah Indonesia Punya Vaksin

Senin, 27 Juni 2022 | 21:12

Hotman Paris Sowan Ke Ketua Mui

Hotman Paris Sowan Ke Ketua Mui

Senin, 27 Juni 2022 | 13:05