Langsung ke Lokasi, HD Bawa Batuan untuk Para Korban Banjir

Tentang Sumsel  KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 23:10 WIB

Langsung ke Lokasi, HD Bawa Batuan untuk Para Korban Banjir

Ini salah satu bentuk kepedulian Gubernur H Herman Deru (HD) kepada warganya. Begitu mendapat kabar bahwa warganya dihaantam banjir bandang, ia langsung mendatangkan berbagai bantuan. Bahkan ada yang diantarkan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan ini.

Kemarin, Rabu (27/20/2021), Herman Deru mendapat informasi banjir bandang menghantam sejumlah desa di Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang beberapa hari lalu. Bahkan untuk memastikan kondisi warganya akibat dari banjir tersebut, orang nomor satu di Bumi Sriwijaya itu spontan meninjau lokasi kejadian.

"Ini bentuk perhatian kami Pemerintah kepada masyarakat. Atas nama pribadi dan Gubernur saya turut prihatin," kata Herman Deru.

Dia menuturkan, kedatangannya tersebut juga untuk memberi keyakinan kepada masyarakat bahwa pemerintah tak  tinggal diam, dan langsung melakukan gerak cepat memberikan bantuan ketika ada warga yang terkena musibah.

"Pemerintah ini tidak akan tinggal diam ketika ada warganya yang sedang kesusahan. Kita berupaya selalu hadir di tengah-tengah masyarakat," tuturnya.

Kendati banjir bandang yang terjadi cukup besar, HD bersyukur bencana itu tak menimbulkan korban jiwa.

"Kita harus tetap bersyukur, karena meski diuji bencana seperti ini tidak ada korban jiwa. Jangan marah dengan tuhan. Jadikan bencana ini sebagai sarana untuk memperkuat ibadah," ujarnya.

Selain datang untuk meninjau  kondisi warganya, Gubernur Herman Deru juga membawa berbagai bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana tersebut sepert. Di antaranya makanan siap saji, makanan anak, selimut, matras, tenda gunung, familly kit, dan paket sembako.

Tidak hanya itu. Bantuan alat pertanian juga diberikan kepada masyarakat di antaranya combine harvester, pompa air, serta 2,5 ton benih varietas unggul baru Balitbangtan.

"Semoga bantuan yang diberikan ini bermanfaatkan dan dimanfaatkan dengan baik," imbuhnya.

Bencana banjir bandang di Kecamatan Pasemah Air Keruh Kabupaten Pali menyasar di 12 desa. Sedikitnya, 897 rumah terendam air dan 2 rumah rusak parah. Selain itu, satu unit jembatan gantung penghubung antar desa juga rusak parah akibat terjangan banjir. Sekitar 512 hektar lahan pertanian pun terancam gagal panen.

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyebut, dari 512 hektar lahan yang terendam air, diyakinin hanya sekitar 215 yang bisa diselamatkan.

"Sekitar 200 hektar mungkin bisa diselamatkan, asal kita segera melakukan perbaikan pintu air dan harus selesai satu minggu ini," katanya.

Yang tak kalah penting, sambungnya, yakni sesegera mungkin melakukan perbaikan jembatan gantung yang rusak akibat banjir tersebut.

"Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat. Sebab itu memang harus cepat dilakukan perbaikan. Kita tentu mengucapkan terima kasih perhatian dan bantuan yang telah diberikan pak Gubernur," ujarnya.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Desa Talang Padang Kecamatan Pasemah Air Keruh Hendri Kusuma meyakini, kehadiran Gubernur Herman Deru ke lokasi bencana tersebut, tentu akan menjawab semua kebutuhan masyarakat khususnya yang terdampak banjir.

"Kehadiran pak Gubernur ini menjadi pengobat duka kami. Apalagi pak Gubernur ini sejak awal terus menunjukkan kepeduliannya. Selama ini belum pernah ada Gubernur memberi perhatian seperti ini. Tapi pak Herman Deru sudah empat kali datang ke sini," bebernya.

Dia berharap,  tanggul penahan air segera dibangun sehingga  banjir susulan dapat diminimalisir.

"Ini merupakan banjir terbesar karena luapan air sungai. Kami minta segera buatkan tanggul penahan air agar kejadian ini tidak terulang lagi," harapnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Empat Lawang Julius Maulana, Kepala BPTP Sumsel DR Atekan, Kepala BPBD Sumsel Iriansyah, Kepala Dinas Sosial Sumsel Mirwansyah, sejumlah Forkompimdan dab Kepala OPD di lingkungan Pemkab Empat Lawang, serta Camat Pasemah Air Keruh Noverman Subhi.[ros]


Komentar Pembaca