Pemahaman Perempuan Indonesia Mengenai Keuangan dan Asuransi Masih Rendah

Ekonomi  KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 13:55 WIB

Pemahaman Perempuan Indonesia Mengenai Keuangan dan Asuransi Masih Rendah

Kegiatan workshop mengenai perencanaan finansial untuk meningkatkan literasi keuangan dan asuransi jiwa Syariah yang diselenggarakan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia yang dihadiri di

Pemahaman kaum perempuan Indonesia mengenai keuangan maupun asuransi masih rendah. Hal ini terungkap dalam workshop mengenai perencanaan finansial untuk meningkatkan literasi keuangan dan asuransi jiwa Syariah yang diselenggarakan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia yang dihadiri dihadiri oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) secara virtual.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019, indeks literasi keuangan baru mencapai 38,03%. Bila dirinci berdasarkan jenis kelamin, tingkat literasi keuangan laki-laki sebesar 39,94%, sedangkan perempuan hanya sebesar 36,13%. 

“Meskipun kecil, tetapi masih ada jarak antara perempuan dan laki-laki. Padahal perempuan memiliki peran yang sangat penting, khususnya dalam rumah tangga, untuk mewujudkan keluarga yang tangguh secara finansial,” katanya Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia, Luskito Hambali dalam keterangan tertulis, Rabu (27/10/2021). 

Padahal,lanjutnya, sebesar 85% aktivitas belanja keluarga, seperti belanja bulanan dan keputusan pembelian kebutuhan keluarga lainnya, diatur oleh seorang istri atau ibu di rumah. Namun, sebesar 50% istri atau ibu tersebut tidak merasa yakin terhadap keputusan finansial yang mereka ambil dan 62% menyatakan kebingungan saat harus mengarahkan rencana finansial jangka panjang keluarga dan mereka membutuhkan bantuan informasi yang sesuai dengan profil keluarga mereka untuk dapat mengambil keputusan finansial yang tepat . 

“Kami memiliki komitmen jangka panjang untuk meningkatkan literasi terkait asuransi jiwa Syariah masyarakat, termasuk perempuan, melalui berbagai macam inisiatif. Dengan meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dengan baik, maka hal ini akan berdampak kesejahteraan mereka, sehingga mereka dapat menikmati yang terbaik dalam hidup,” tambah Luskito. 

Kumpulan Emak Blogger menyampaikan menyambut baik inisiatif Prudential Indonesia untuk mendorong kemampuan literasi keuangan perempuan Indonesia melalui pendekatan yang mudah dipahami dan diimplementasikan sesuai dengan kondisi keuangan rumah tangga yang beragam. 

Sementara itu, Ketua Kumpulan Emak Blogger (KEB), Elly Nurul menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif Prudential Indonesia untuk mendorong kemampuan literasi keuangan perempuan Indonesia melalui pendekatan yang mudah dipahami dan diimplementasikan sesuai dengan kondisi keuangan rumah tangga yang beragam. 

Memang, lanjutnya, berdasarkan survei internal yang mereka adakan beberapa waktu lalu, terungkap bahwa para perempuan di komunitasnya memang membutuhkan literasi untuk memahami dengan baik konsep dasar alokasi dana rumah tangga dan pentingnya proteksi asuransi jiwa dan Kesehatan bagi keluarga.

“Untuk itu, kami sangat mengapresiasi inisiatif Prudential Indonesia untuk memberikan edukasi dan membantu para perempuan Indonesia, terutama para ibu rumah tangga, mengelola keuangan keluarga. Sehingga, komunitas kami juga memiliki pemahaman yang lebih baik terkait manfaat dan keunikan asuransi jiwa Syariah,” ujarnya.

Sedangkan Aliyah Natasya, Financial Advisor, salah satu pembicara dalam kegiatan ini mengatakan, bahwa seorang ibu, sebagai Chief Financial Officer keluarga memiliki peran penting dalam mengelola keuangan rumah tangga. Untuk itu setiap perempuan harus memiliki literasi keuangan yang baik. 

“Prinsip dasar membangun keuangan keluarga yang sehat adalah memiliki sistem kelola finansial yang disesuaikan khusus dengan kondisi keluarga kita. Untuk itu, penting bagi kita untuk dapat menilai kemampuan finansial keluarga dan melakukan pengelolaan dasar finansial dengan komitmen kuat, serta memiliki asuransi sebagai proteksi jangka panjang,” ujar Aliyah.[fah]


Komentar Pembaca