Men-PANRB: Kecurangan dalam Tes CPNS Harus Dipidanakan

POLKAM  RABU, 27 OKTOBER 2021 | 12:40 WIB

Men-PANRB: Kecurangan dalam Tes CPNS Harus Dipidanakan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PANRB) Tjahjo Kumolo telah menerima laporan mengenai kecurangan yang terjadi dalam dalam Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CASN) 2021 Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng).
 
Menanggapi itu, Menteri Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa tidak cukup si pelaku hanya disanksi administrasi. Tindakan curang saat ujian seleksi CASN bisa dikenakan sanksi pidana.

"Saya usul di samping sanksi administrasi, dipidanakan bila mungkin atau ada dasar hukumnya. Tapi keputusan di Menpan dan saya sebagai Menpan RB sangat setuju peserta CASN didiskualifikasi dan proses pidana sampai tuntas," kata Menteri Tjahjo dalam keterangan tertulisnya kemarin, Selasa (26/10/2021).

Dikemukakan Menteri Tjahjo, salah satu kecurigaan terkait peserta yang enggan pindah dari tempat duduk tes. Peserta diminta pindah duduk, tetapi yang bersangkutan tidak mau pindah dari personal computer (PC) tersebut.

Dikemukannya, dugaan kecurangan bermula dari munculnya software remote akses PC yang digunakan peserta. Software itu juga bisa diakses dari luar lokasi ujian.

Software ini dipasang oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama dua orang lainnya pada malam hari.
 
Bukti rekaman kamera pengintai atau CCTV saat install software tersebut sudah dihapus. Namun, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bakal mengembalikan rekaman tersebut.
 
Tjahjo melanjutkan pengawas di lokasi tes menyadari PC yang digunakan peserta untuk yang diisi software tersebut sempat terjadi blue screen. Lalu, peserta menolak pindah dari PC yang bermasalah itu.
 
"Posisi duduk di komputer ini sudah diatur atau diarahkan sebelumnya oleh panitia lokal terlihat hasil rekaman CCTV," ujar Tjahjo.
 
Diberiakan sebelumnya, Kepala BKN Bima Haria Wibisana membenarkan adanya kecurangan dalam tes CASN di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Terlihat dari rekaman CCTV, ada orang-orang yang tidak berwenang memasuki ruang ujian pada malam hari dan Kepala BKPSDM Kabupaten Buol yang memiliki kunci ruang ujian.[ros]


Komentar Pembaca