Kemenkes Minta Vaksin Merah Putih Jadi Booster

Kesehatan  JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 07:45 WIB

Kemenkes Minta Vaksin Merah Putih Jadi Booster

Jubir Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi/Net

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi meminta vaksin Merah Putih digunakan untuk program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga di Indonesia pada 2022 mendatang.

Nadia mengatakan, pihaknya berharap vaksin Merah Putih sudah siap digunakan di dalam negeri pada tahun depan sehingga tak bergantung pada vaksin dari luar negeri.

"Kami berharap tahun 2022, apakah bentuknya dosis tambahan ketiga atau bukan juga sudah mulai menggunakan vaksin Covid-19 Merah Putih di dalam negeri," kata Nadia dalam siaran YouTube FMB9ID_IKP, Kamis (21/10).

Saat ini vaksin Merah Putih yang tengah dikembangkan oleh tim peneliti Universitas Airlangga (Unair) masih dalam uji klinis tahap dua. Tim peneliti masih perlu memberikan laporannya kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dievaluasi.

Setelah evaluasi itu rampung, BPOM akan memberikan izin penggunaan darurat (EUA) dan vaksin Covid-19 Merah Putih baru bisa diberikan.

Nadia juga menyampaikan tantangan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Selain karena keterbatasan stok vaksin, capaian vaksinasi Covid-19 yang rendah berada di kelompok usia lansia.

"Lansia masih jadi tantangan kita karena capaiannya masih rendah, dari target 21,5 juta baru 33 persen lansia dapat vaksin, ini yang akan terus kita kejar sampai akhir tahun ini," ucapnya.

Laporan Kemenkes per Kamis (21/10) capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 110.406.777, dan 65.173.148 untuk dosis dua. Angka ini baru setengah dari target pemerintah yakni 208.265.720 orang.

Kendati demikian, Nadia mengaku optimistis target vaksinasi Covid-19 tersebut tercapai pada akhir tahun ini.

"Saat ini sudah 110 juta masyarakat mendapat dosis pertama, dan 65 juta orang dosis kedua, kami terus berupaya untuk mengejar target hingga akhir tahun ini," pungkasnya.[tyo]


Komentar Pembaca