Dinas LH DKI Sediakan Jalur Khusus Sampah Banjir di TPST Bantar Gebang

BERITA  KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 17:35 WIB | Deman

Dinas LH DKI Sediakan Jalur Khusus Sampah Banjir di TPST Bantar Gebang

Foto/net

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, menyediakan jalur khusus untuk pembuangan sampah banjir. Jalur khusus tersebut, disiapkan di kawasan TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Kepala Dinas LH DKI, Asep Kuswanto, pembuatan jalur khusus armada pengangkut sampah banjir ini dilakukan, agar tidak terjadi antrian saat membuang sampah di TPST Bantar Gebang. Saat sampah sudah dibuang, armada cepat kembali ke Jakarta untuk membantu situasi kegawatdaruratan lainnya.

"Untuk sampah yang diambil dari daerah terdampak banjir, akan dibuatkan jalur khusus di TPST Bantar Gebang. Akses keluar masuk armadanya tidak menyatu dengan armada yang reguler," kata Asep, Selasa (19/10/2021).

Diharapkan, dengan adanya jalur khusus ini, proses pengangkutan sampah banjir bisa lebih cepat. Sehingga tidak terjadi penumpukan sampah di wilayah terdampak banjir.  

"Kalau memang terjadi banjir, tentu banyak sampahnya. Armada sampah kita akan lebih dipercepat. Sehingga perlu jalur khusus di TPST Bantar Gebang," lanjut Asep.

Disebutkan Asep, saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemkot Bekasi. Perjanjian kerja sama Pemprov DKI dengan Pemkot Bekasi terkait TPST Bantar Gebang ini, juga sudah disiapkan draftnya.

"Diharapkan sebelum 26 Oktober ini, perjanjian kerja sama ini sudah ditandatangani secara resmi oleh Gubernur DKI dan Wali Kota Bekasi," tandasnya.

Menanggapi pernyataan Kadis LH, Pengamat kebijakan dan juga selaku ketua Lp2AD Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah, Viktor Np mengatakan, "Yang saya ketahui ada dua masalahnya yang sengaja dikaburkan oleh pihak Pemprov DKI Cq. Dinas LH tentang ITF Sunter.  Alhasil, semua tidak terjawab proyek  250 Juta Dollar Amerika. Kata kuncinya jaminan pelaksanaan 10% yang diminta PLN kepada FORTUM sebesar 34 Juta USD, masalah kedua (itu yang saya baca).  Cerita FORTUM menjadi PT. Jakarta Solusi Lestari ini, mungkin yang dimaksud Asep Kadis LH DKI Jakarta," Kata Viktor Np. [mt]

 


Komentar Pembaca