Kebijakan HDMY Sangat Berpihak ke Rakyat, Tingkat Kepuasan Masyarakat Tinggi

Tentang Sumsel  RABU, 20 OKTOBER 2021 | 07:40 WIB

 Kebijakan HDMY Sangat Berpihak ke Rakyat, Tingkat Kepuasan Masyarakat Tinggi

Tingkat kepuasan masyarakat Sumatera Selatah (Sumsel) terhadap Kepemimpinan Gubernur H Herman Deru dan Wakil Gubernur (Wagub) H Mawardi Yahya sangat tinggi. Angka kepuasan itu mencapai 79,9 persen.

Tingkat kepuasan 79,9 persen itu merupakan hasil survei Lembaga Populi Center di 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumsel terkait masalah opini dan kebijakan publik. Rerata tingkat kepuasan dalam survei ada pada angka 7,58 dari skala 1-10 dan akumulasi skor 6-10 atau positif/puas sebesar 79,9 persen.

" Mayoritas masyarakat Sumsel puas terhadap kinerja pemerintahan Pemprov Sumsel," ujar Peneliti Populi Center, Dhimas Ramadhan, melalui keterangan resminya Senin (18/10/2021).

Dari 800 responden yang diwawancarai, sebesar 68,0 persen mengaku puas, 5,5 persen sangat puas, 62,5 persen puas) dengan kinerja Pemprov Sumsel.

Hasil survei lembaga non-profit yang mendalami masalah opini dan kebijakan publik yang menyelenggarakan survei di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai tanggal 9 hingga 15 Oktober 2021 itu juga mengungkapkan masyarakat mengakui bahwa pembangunan infrastruktur dan perbaikan jalan merupakan prestasi paling berkesan dari pemerintahan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya.

" Dalam pertanyaan terbuka mengenai prestasi paling berkesan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya, sebesar 15,8 persen menjawab pembangunan infrastruktur dan sebesar 12,5 persen menjawab pembangunan dan perbaikan jalan, " papar Dhimas.

Tak hanya itu masyarakat Sumsel juga memberikan penilaian positif terhadap pembangunan Sumsel dalam satu tahun terakhir. Ketika ditanya penilaiannya terhadap pembangunan di Sumatera Selatan dalam satu tahun terakhir.

" 74,1 persen responden menjawab mengalami kemajuan (19 persen menganggap maju pesat, " tambah Dhimas.

Selanjutnya walaupun pembangunan Sumsel dirasakan maju, tetapi masyarakat secara umum merasakan adanya penurunan penghasilan rumah tangga. "Diduga penurunan ini terjadi menyeluruh, dikarenakan pandemi COVID-19," kata Dhimas lagi.

Kemudian, pada pertanyaan terkait bagaimana perasaannya terhadap kondisi/situasi kehidupannya, sekitar 48,8 persen responden menjawab lebih baik (2,9 persen mengaku jauh lebih baik, 45,9 persen mengaku lebih baik).

Survei ini sendiri diselenggarakan Populi Center pada tanggal 9-15 Oktober 2021 terhadap responden yang tersebar secara proporsional di 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumsel.

Metode pengambilan data dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 800 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan tingkat kesalahan (margin of error) kurang lebih 3,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Proses wawancara tatap muka dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kinerja Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wakil Gubernur H Mawardi Yahya selama tiga tahun terakhir dinilai cukup baik. Bahkan berbagai kebijakan yang diambil dimasa kepemimpinannya ini dianggap kebijakan populis. Artinya kebijakan yang dikeluarkan pasangan HDMY adalah kebijakan yang berpihak langsung kepada masyarakat.

Pengamat Kebijakan Eko Sri Raharjo mengatakan, sejak awal kepemimpinannya pasangan HDMY terus fokus terhadap kebijakan pembangunan di Sumsel seperti infrastruktur mulai dari jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya yang muaranya pada kesejahteraan masyarakat.

“Sejak awal lebijakan HDMY ini fokus pada pembangunan infrastruktur. Ini merupakan langkah baik, karena akses jalan sangat dibutuhkan masyarakat untuk mobilitas dan mengakselerasi ekonomi,” kata Eko, saat dimintai tanggapannya, Selasa (19/10).

Apalagi, lanjutnya, kebijakan tersebut dipadukan dengan cara blusukan ke berbagai daerah di Sumsel yang dilakukan Gubernur Herman Deru.

“Gaya yang dilakukan Gubernur ini blusukan ke lapangan dan ini bagus. Artinya kebijakan itu tidak serta merta dikeluarkan melainkan berdasarkan kondisi yang dilihat langsung.[ros]


Komentar Pembaca
Dosa Kah Jika Membangun Masjid Menyerupai Gereja
Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Ipin Upin Bukan Kisah Nyata

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:35

BUDAYAWAN: RASIS!

BUDAYAWAN: RASIS!

MCTVRabu, 19 Januari 2022 | 11:56

USTADZ HILMI: SEMOGA ORANG INI SEGERA ISTIGHFAR & TAUBAT
Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

Pulang Umrah, 87 Jamaah Positif Covid-Probable Omicron

NasionalKamis, 20 Januari 2022 | 22:55

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

Sebelum Tuhan, Habib Bahar Ditantang Gus Arya Duluan

POLKAMSelasa, 18 Januari 2022 | 13:20

GUS ARYA: AKU MINTA MAAF, KASIHANILAH SAYA, TOLONG

MCTVMinggu, 23 Januari 2022 | 11:50

Rupanya, Kombes Riko Dipecat Bukan Karena Terima Duit Narkoba
Belum Setahun Wali Kota, Menantu Presiden Diminta Jadi Gubernur
 Lulusan SMA Sederajat Mau Jadi PNS, Ini Caranya..

Lulusan SMA Sederajat Mau Jadi PNS, Ini Caranya..

POLKAMMinggu, 23 Januari 2022 | 08:00

Anggota DPR Gunakan 1 Nopol untuk 5 Mobil, Ini Kata Petrus..