Dipecat Firli, Eks Biro Hukum KPK Memilih Bertani

Nasional  RABU, 13 OKTOBER 2021 | 16:15 WIB | Aldi Rinaldi

Dipecat Firli, Eks Biro Hukum KPK Memilih Bertani

net

Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang memilih pulang kampung dan membantu keluarganya untuk bertani.

Rasamala merupakan salahsatu dari 57 pegawai KPK yang dipecat oleh Firli Bahuri Cs lantaran dinilai tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Mantan penyelidik KPK Aulia Postiera menceritakan sosok Rasamala lewat unggahan pada akun media sosial Twitter miliknya @paijodirajo.

Dalam hak ini, Aulia menyebut Rasamala merupakan sosok yang jenius dan jagoan hukum KPK.

"Salah seorang anak muda jenius dan pakar hukum KPK. Pasca pemecatan 30 September 2021, memilih pulang kampung dan membantu keluarganya bertani," cuit Aulia yang dikutip dari laman resmi twitter pribadinya, Rabu (13/10).

Dalam unggahannya, Aulia terlihat membagikan foto Rasamala sedang merapikan gabah. Aulia sendiri bernasib sama seperti Rasamala, dipecat dari KPK lantaran tak lolos TWK.

Menurut Aulia, Rasamala adalah orang yang rajin beribadah. Selama berkiprah di KPK, Rasamala disebut banyak berjasa melahirkan produk-produk hukum lembaga antirasuah.

"Begitu banyak prestasi Rasamala di KPK. Ia bahkan pernah mendampingi 5 Pimpinan KPK saat membahas RUU KUHP bersama Presiden di Istana," tuturnya.

Kemudian, Aulia mengungkapkan, Rasamala adalah rekan sekaligus mantan atasan dari Juliandi Tigor Simanjuntak. Tigor yang kini banting setir menjadi penjual nasi goreng merupakan anak buah Rasamala di Biro Hukum KPK.

"Rasamala adalah sahabat sekaligus mantan atasan Tigor, yang sementara ini memilih berjualan nasi goreng. Duo putra Batak ini pernah menjadi andalan KPK ketika menghadapi banjir pra-peradilan yang diajukan oleh koruptor sejak tahun 2015," paparnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri dan pejabat yang berwenang lainnya mengadakan tes wawasan kebangsaan (TWK) kepada para pegawai KPK.

Diketahui, Pria asal Kabupaten Toba, Sumatera Utara itu, telah mengabdikan diri di KPK selama 13 tahun atau sejak 2008 sebagai Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK. [irm]


Komentar Pembaca