Investasi Emas, Bisa Cicil di BSI

Ekonomi Syariah  SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 16:40 WIB

Investasi Emas, Bisa Cicil di BSI

net

Banyak orang menilai investasi emas menguntungkan untuk jangka panjang, terlebih bagi pemula. Emas dianggap lebih aman dijadikan investasi karena memiliki nilai yang lebih stabil.

Kenaikannya pun bisa cukup signifikan, namun penurunannya tidak terlalu tajam.

Selain itu, emas mudah dicairkan menjadi uang tunai saat dalam keadaan mendesak.

Banyak cara berinvestasi emas, tidak harus dengan membeli secara tunai melainkan juga mencicil dengan sistem angsuran perbulan.

Saat ini banyak tempat yang menyediakan program cicilan emas dengan cara mudah dan harga yang kompetitf.

Bank Syariah Indonesia (BSI), misalnya. BSI memiliki produk pembiayaan pembelian emas bernama BSI Cicil Emas. Dengan produk tersebut, beli emas di BSI bisa dilakukan dengan cara mencicil.

Ini adalah produk Bank Syariah Indonesia yang terkait dengan emas atau logam mulia, selain produk lainnya yakni tabungan emas BSI.

Cicil emas di BSI bisa diajukan dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Sebelum memahami bagaimana cara mengajukan cicilan emas BSI, sebaiknya simak dulu pentingnya investasi emas.

Cicil emas di BSI bisa membantu mewujudkan impian untuk memiliki emas dengan lebih mudah.

Dengan cukup menyisihkan dana sebesar Rp 4.000 per hari, misalnya, maka upaya untuk memiliki emas impian terasa lebih ringan.

Beli emas di BSI dengan cara mencicil bisa dilakukan dengan angsuran tetap dan ringan tanpa risau dengan harga emas.

Dikutip dari laman resmi Bank BSI, jenis emas yang dapat dibiayai yaitu emas lantakan atau emas batangan dengan minimal jumlah gram adalah 10 gram.

Nantinya, emas tersebut akan dijadikan jaminan hingga cicilan emas BSI lunas.

Jaminan adalah barang yang menjadi objek pembiayaan (emas). Artinya, pengikatan jaminan dilakukan selama masa pembiayaan. Dengan begitu, jaminan tidak dapat ditukar agunan lain. Adapun fisik jaminan disimpan di Bank Syariah Indonesia.

Salah satu keunggulan beli emas di BSI adalah pembelian dilakukan dengan aman karena emas yang dicicil ini akan diasuransikan.

Cicil emas di BSI juga menguntungkan karena tarif yang tergolong murah. Selain itu, emas juga dapat diuangkan dengan cara digadaikan untuk kebutuhan mendesak.

Yang terpenting, tak perlu khawatir mengenai pengalaman cicil emas di Bank BSI.

Sebagai pengingat, Bank Syariah Indonesia merupakan bank hasil merger tiga bank BUMN, yaitu Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS), Bank Syariah Mandiri (BSM), dan BNI Syariah (BRIS).

Tak heran, banyak yang masih bertanya mengenai simulasi cicil emas BSM 2021 atau simulasi cicil emas BSM 2021, dibandingkan pertanyaan tentang simulasi cicil emas BSI.

Kini, BSM sudah menjelma menjadi Bank BSI sehingga semua produk dan layanan yang berlaku saat ini adalah produk Bank Syariah Indonesia, termasuk cicilan emas BSM.

- Angsuran tetap dan ringan (kenaikan harga tidak mempengaruhi cicilan)

- Emas aman tersimpan di Bank dan asuransikan

- Investasi yang menguntungkan karena tarifnya yang murah

- Cara mudah untuk memulai investasi emas

- Pembiayaan sampai dengan Rp 150 juta

Syarat cicil emas di BSI

Untuk mengajukan cicilan emas BSI, terdapat biaya-biaya yang harus dipersiapkan di antaranya biaya administrasi, meterai dan asuransi.

Adapun tarif dan biaya beli emas di BSI adalah sebagai berikut:

- Biaya adminitrasi 0-1 persen

- Margin 11-14 persen eff

- Price/margin disesesuaikan dengan target segment

- WNI cakap umur

- Pegawai dengan usia minimal 21 tahun sampai dengan usia maksimal 55 tahun.

- Pensiunan berusia maksimal 70 tahun pada saat pembiayaan jatuh tempo.

- Profesional dan wiraswasta berusia maksimal 60 tahun.

- Menyerahkan Kartu Identitas (KTP).

Selain itu, terdapat syarat dan ketentuan umum sebagai berikut:

- WNI dan cakap hukum KTP dan NPWP (Khusus pembiayaan diatas 50jt)

- Jangka waktu 1-5 tahun

- Menyediakan Uang Muka (DP) 20% dari pembelian emas

- Maksimal pembiayaan 150 juta

Cara cicil emas di BSI

Cara pengajuan cicilan emas BSI bisa dilakukan dengan pembukaan rekening melalui T24 di cabang BSI dan pencairan pembiayaan pada sistem T24 di cabang BSI.

Adapun pembayaran dilakukan dengan cara angsuran dalam jumlah yang sama setiap bulan.

Bagaimana dengan jangka waktu cicil emas di BSI?

Nasabah dapat memilih angka waktu pembiayaan yang diinginkan paling singkat 2 tahun dan paling lama hingga 5 tahun.

Pelunasan dipercepat diperbolehkan setelah pembiayaan minimal berjalan 1 tahun.

Adapun uang muka atau self financing yang dapat dipersiapkan adalah minimal 20 persen dari harga perolehan emas atau harga emas BSI.

Uang muka dibayar secara tunai (tidak dicicil) oleh nasabah kepada Bank Syariah Indonesia.

Sumber dana uang muka harus berasal dari dana nasabah sendiri (self financing) dan bukan berasal dari pembiayaan yang diberikan oleh Bank BSI.

Plafond pembiayaannya adalah maksimum 80 persen dari harga perolehan (harga emas BSI) untuk emas jenis lantakan (batangan).

Harga emas BSI atau harga perolehan emas ditentukan pada saat akad. Pembiayaan menggunakan akad Murabahah (di bawah tangan). Sedangkan pengikatan agunan dengan menggunakan akad rahn (gadai).

Adapun yang menjadi supplier emas untuk produk ini adalah PT Antam (Persero) dan Toko Emas atau Perorangan yang telah memiliki kerja sama dengan Bank. [irm]


Komentar Pembaca