Mualaf di Jepang Punya Produk Khusus

Internasional  SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 03:18 WIB | Sunarya Sultan

Mualaf di Jepang Punya Produk Khusus

Foto/net

MoeslimChoice | Sebuah brand gaya hidup Muslim yang berfokus pada inovasi dengan misi khusus dibuat sepasang suami-istri, Meryem Chin Kexin dan Mustafa Ursavas. Misi tersebut ialah untuk menginspirasi kesadaran hadirnya Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai informasi, mereka berdua adalah salah satu pendiri startup Jepang, dengan mengusung brand TAKVA yang diluncurkan pada 2017 di pinggiran kota Fukuoka di selatan Jepang. TAKVA memperkenalkan produk pertamanya bernama 'Solat for New Muslim' pada Mei 2017 lalu.

Produk tersebut adalah satu set kartu flash yang menjelaskan tentang Islam dan membantu mualaf untuk lebih memahami Islam. Mengutip dari laman Iqna, Meryem memiliki gelar BA dari National University of Singapore.

Sebagai seorang desainer industri terlatih yang telah mengumpulkan pengalaman dalam penelitian dan desain yang berpusat pada manusia. "Inspirasi dan proyek kewirausahaan saya adalah hasil dari hasrat untuk merancang produk yang inovatif dan berguna bagi komunitas Muslim," jelas dia.

Bukan hanya itu, Pocket Sejadah adalah salah satu produk TAKVA yang paling populer. Ini adalah sajadah portabel yang dapat dilipat, diperkenalkan pada Desember 2017. Sajadah ini tahan air dan diproduksi dengan kain berkualitas tinggi dengan masa pakai yang lama.

Dapat dengan mudah dilipat dan dibawa dalam tas atau bahkan di saku, serta memiliki saku terpasang yang terintegrasi pada tikar dan telah dirancang khusus untuk Muslim yang bepergian. Di Jepang, Islam dikatakan sebagai agama dengan pertumbuhan tercepat.

Sekitar 112 ribu hingga 230 ribu orang telah menerima Islam di Jepang. Ini membuat Islam menjadi salah satu negara di mana agama berkembang pesat. Di Jepang, sekitar setengah dari tempat tinggal Muslim permanen telah membentuk sebuah keluarga.

Hal itu menunjukkan bahwa Jepang akan memiliki lebih banyak Muslim generasi kedua dan ketiga di masa depan. Mualaf ini akan dihadapkan pada beragam latar belakang budaya dan sosial dan akan menjadi kunci untuk menjembatani masyarakat tradisional Jepang dengan komunitas Muslim. [ary]


Komentar Pembaca