Desak Firli Mundur, GASAK Ajukan Lima Tuntutan

Nasional  SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 09:45 WIB | Aldi Rinaldi

Desak Firli Mundur, GASAK Ajukan Lima Tuntutan

Net

Humas Aliansi Gerakan Selamatkan KPK (GASAK), Joji Kuswanto mengatakan, aksi unjuk rasa ini bertujuan untuk mengembalikan marwah KPK seperti semula, dimana tidak ada interpensi kepentingan didalamnya. 

"Marwah KPK itu harus di jaga sebagai mana amanat Reformasi 1998," ujar Joji kepada wartawan MoeslimChoice.com didepan gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/9) 

Joji menjelaskan, bahwasanya hadirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah untuk memastikan dan memantapkan dalam gerakannya untuk memberantas korupsi di Indonesia. 

"Hadirnya KPK adalah untuk memastikan, memantapkan dan menyatakan bahwa KPK ini adalah lembaga yang kemudian fokus untuk membrantas korupsi dan tidak bisa di perintah atau independent," kata Joji. 

Unjuk rasa ini dimaksudkan dalam rangka menentang dipecatnya 57 pegawai KPK yang dianggap mempunyai integritas baik dalam menangani kasus-kasus korupsi besar di Indonesia. 

"57 pegawai KPK yg kita anggap orang orang yg punya integritas dan sedang menangani kasus kasus besar korupsi seperti Benih lobster, suap KPU dan yang lain lain," terangnya. 

Kemudian, Joji juga mengungkapkan, masa aksi yang tergabung dalam aliansi GASAK berjumlah 400 hingga 500 massa yang tergabung dari berbagai daerah dan dimulai dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), lalu long march menuju gedung antirasuah tersebut. 

"Setelah berjalannya aksi di awal awal aksinya di mulai dengan orasi-orasi oleh masing masing presiden BEM Mahasiswa Universitas masing-masing yang berasal dari seluruh indonesia ada dari UNRAM, UNSRI, UNMOL, UNAN dan UNP," ungkapnya. 

Diketahui, dalam unjuk rasa kali ini, masa aksi membawa 5 (Lima) tuntutan. Adapun isi tuntutan yang dibawa sebagai berikut: 

1. mengembalikan status 57 pegawai KPK dan menjadikan mereka ASN. 

2. Mendesak Firli Bahuri mencabut SK pemecatan mereka yang sudah di keluarkan KPK yang akan memecat mereka di tanggal 30. 

3. Mengembalikan marwah KPK sebagai mana amanat reformasi. 

4. Mendesak firli bahuri untuk mundur dari jabatannya. Kemudian yang ke terakhir, 

5. KPK ini sebagai mestinya bisa menuntaskan kasus korupsi benih lobster dan lain-lain. 

Dalam aksi kali ini, Joji berharap dapat bertemu dengen pimpinan KPK (Firli Bahuri) untuk berdialog terkait 57 Pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). 

Tak hanya itu, ia pun kembali mengancam jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka mereka akan membawa masa lebih banyak lagi. 

"Jika tidak dipenuhi kami akan datang dengan massa lebih besar dan gerakan lebih banyak dan lebih luas lagi bukan hanya di nasional tapi di seluruh daerah  atas nama gerakan aksi selmatkan KPK," pungkas Joji. [Rian/irm]


Komentar Pembaca