Ini yang Dilakukan Erick Thohir Pada PT Krakatau Steel Hingga Untung Rp800 Miliar

EKONOMI  SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 12:15 WIB

Ini yang Dilakukan Erick Thohir Pada PT Krakatau Steel Hingga Untung Rp800 Miliar

Menteri BUMN, Erick Thohir / net

Pada kuartal II tahun 2021, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau KRAS berhasil meraih keuntungan sebesar Rp800 miliar. Sebelumnya PT Krakatau Steel sempat rugi selama 8 tahun terakhir.

Dengan kerugian 8 tahun tersebut Menteri BUMN Erick Thohir melakukan upaya restrukturisasi utang yang tengah dilakukan pemegang saham.

Berikut fakta mengenai restrukturisasi utang PT Krakatau Steel yang dirangkum oleh Okezone, Senin (27/9/2021).

1. 3 Tahap Restrukturisasi Utang

Kini KRAS telah memasuki tahap ketiga restrukturisasi. Dimana, sejak awal 2020 lalu manajemen melakukan restrukturisasi utang senilai 2,2 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp31 triliun.

"Sesuai restrukturisasi, mereka harus melakukan tiga tahapan dan tentu, tahapan ini sudah berhasil satu dan dua. Dan kalau kita lihat sekarang performance-nya yang selama ini Krakatau Steel itu rugi 8 tahun terakhir terakhir, ini sudah untung Rp 800 miliar," ujar Erick.

2. Pernah Rugi Rp7,2 Triliun

Selama delapan tahun berturut-turut mengalami kerugian. Pada 2019 lalu, tercatat Krakatau Steel mengalami kerugian 503,65 juta dolar AS atau setara Rp7,2 triliun.

Dan pada 2020 lalu, KRAS mencatat laba sebesar bersih 23,67 juta dolar AS atau sekitar Rp339 miliar. Jumlah itu meningkat pada kuartal II tahun ini atau sekitar Rp 800 miliar.

3. Penjualan Capai Rp17,7 Triliun

“Perbaikan kinerja Krakatau Steel terus berlanjut walaupun di masa pandemi. Krakatau Steel mampu menjaga kinerja positifnya, hingga Juli 2021 Krakatau Steel berhasil membukukan penjualan sebesar Rp17,7 triliun, naik 44,1% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020,” jelas Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim.

4. Restrukturisasi Terbesar di Indonesia

Dalam hal restrukturisasi keuangan, Krakatau Steel berhasil melakukan restrukturisasi hutang pada tahun 2020 yang pada saat itu menjadi restrukturisasi terbesar di Indonesia dengan jumlah Rp29 triliun. Melalui restrukturisasi hutang, Krakatau Steel dapat menurunkan total beban bunga hutang selama sembilan tahun dari Rp12,3 triliun menjadi Rp6,7 triliun sehingga total penghematan yang didapat dari restrukturisasi hutang tersebut adalah sebesar Rp9,9 triliun.

“Di Kuartal 4 tahun 2021 ini restrukturisasi hutang Krakatau Steel akan berkurang sebesar Rp2,9 triliun,” kata Silmy.[irm]


Komentar Pembaca