Kabar Gembira! Pemprov DKI Jakarta Akan Lanjutkan BST

NASIONAL  SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 12:10 WIB | Aldi Rinaldi

Kabar Gembira! Pemprov DKI Jakarta Akan Lanjutkan BST

Net

DPRD DKI Jakarta bersama Dinas Sosial (Dinsos) DKI berencana membahas anggaran untuk bantuan sosial tunai (BST) pandemi COVID-19.

Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui uang yang dimiliki DKI dalam bansos tunai.

"Dinsos, kalau dari pembicaraannya mungkin kita baru akan mencoba anggarkan dulu," kata Ketua Komisi E DPRD DKI, Iman Satria di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/9).

Agenda pembahasan kali ini tidak terlalu masif lantaran anggaran yang dimiliki DKI sangat minim akibat anjloknya pendapatan atas pajak. "Nanti kita lihat lah bagaimana keadaan keuangan kita," katanya.

Politikus Gerindra ini mengatakan, kewenangan keputusan kelanjutan BST tahap 7 dan 8 ada di tangan pemerintah pusat. Jadi, pembahasan itu untuk mengetahui kesanggupan Pemda DKI.

"Ya kalau DKI harus punya cadangan dulu. Kalau nanti tiba-tiba pusat menjalankan itu, kita ngak punya pencadangan gimana," ungkapnya.

Iman mengaku, setelah penyaluran BST tahap 5 dan 6 rampung pihaknya bersama Dinsos belum pernah melaksanakan pembahasan anggaran bansos COVID-19.

"Tapi sejauh ini kita belum melakukan pembahasan. Lebih tepatnya tanya sama dinas terkait," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD DKI, Mujiyono mengatakan, bantuan sosial untuk warga Jakarta tak akan disalurkan lagi. Warga terdampak COVID-19 yang sempat menerima uang Rp 300 ribu tiap bulannya, ke depannya tak akan menerimanya lagi.

Hal tersebut dikatakan Mujiyono, lantaran dirinya menerima informasi mengenai tidak dilanjutkannya pendistribusian BST ini dari Kepala Badan Penerimaan Daerah (Bapenda) DKI Edi Sumantri.

"BST enggak ada. BST itu kebijakan pemerintah pusat. Kalau pemerintah pusat ada, kita ngikutin," ujar Mujiyono saat dikonfirmasi, Jumat (10/9). [Irm]


Komentar Pembaca